Pergantian Tahun Baru, Langit Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo Dipenuhi Cahaya Lampion dan Doa Bersama Untuk Nusantara

1 Januari 2026 00:21 1 Jan 2026 00:21

Thumbnail Pergantian Tahun Baru, Langit Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo Dipenuhi Cahaya Lampion dan Doa Bersama Untuk Nusantara
Pelepasan lampion yang diiringi dengan doa bersama untuk Nusantara, Kamis 1 Januari 2026 (Foto : Adianda Octaviani / ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Festival Cahaya Laut di ujung pergantian malam tahun baru 2026, Langit Wisata Bahari Pasir Putih, Situbondo, Jawa Timur, dihiasi dengan ribuan titik cahaya lampion warna-warni dan doa bersama untuk Nusantara, Kamis 1 Januari 2026.

Festival Cahaya Laut dalam rangka perayaan malam tahun baru untuk pertama kalinya digelar. Kegiatan ini bukan sekadar selebrasi, tapi festival ini dimaknai sebagai ruang doa dan solidaritas untuk masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang tengah dilanda bencana banjir bandang.

Dari setiap lampion yang dibeli oleh wisatawan, sebagian dananya disisihkan untuk membantu para korban bencana alam Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Kendati hujan mengguyur kawasan Wisata Bahari Pasir Putih sejak sore hingga sekitar pukul 21.00 WIB tapi tak menyurutkan antusiasme wisatawan atau pengunjung untuk mengikuti prosesi doa bersama yang di kemas dengan menerbangkan lampiaon ke atas langit.

Menjelang detik-detik pergantian tahun suasana Bahari Wisata Pasir Putih kian hening. Kemudian dari tepi Pantai Pasir Putih Situbondo, secara serentak lampion-lampion warna warni dilepaskan ke langit. Dari bibir pantai, cahaya itu terbang perlahan, berlatar perahu-perahu nelayan yang di hiasi lampu kelap-kelip di tengah laut.

Selain itu, kumandang doa-doa dipanjatkan oleh wisatawan untuk para korban bencana alam yang terjadi di Sumatra. Perayaan malam tahun baru yang biasanya identik dengan hura-hura, namun malam itu berubah menjadi malam refleksi dan empati.

Koordinator Pengelola Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo, Yogie Kripsian Sah, secara simbolis menyerahkan donasi dari pengunjung kepada BPBD untuk kemudian disalurkan kepada korban bencana.

“Kegiatan Festival Cahaya Laut ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga wujud kepedulian. Cahaya lampion merupakan doa dan harapan untuk kita semua dan doa untuk korban bencana alam di Sumatra,” ujar Yogie.

Lebih lanjut, Yogie mengatakan, Festival Cahaya Laut menjadi upaya mengangkat kembali daya saing Wisata Bahari Pasir Putih, khususnya di momen libur Natal dan Tahun Baru. “Festival lampion dan doa bersama kali pertama dilaksanakan di Wisata Bahari Pasir Putih. Kami optimistis, konsep yang berbeda dan bermakna ini akan menjadi daya tarik baru di Wisata Bahari Pasir Putih,” katanya.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo sebelumnya mengimbau kepada masyarakat untuk merayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih bijak dan tidak berlebihan, mengingat situasi duka masih menyelimuti masyarakat di Sumatra.

“Pergantian tahun ini kita isi dengan doa bersama dan empati. Semoga cahaya lampion yang kita terbangkan menjadi harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan doa bersama dan penerbangan lampion dari langit Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo merupakan sebuah pesan sederhana untuk Nusantara di tengah duka yang sedang melanda Sumatra (*)

Tombol Google News

Tags:

Pergantian Tahun Baru Langit Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo Dipenuhi Cahaya Lampion dan Doa Bersama Untuk Nusantara