KETIK, JEMBER – Seorang pemuda di Perumahan Istana Tegal Besar (ITB) Cluster Kutai, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, diamankan petugas setelah diduga mengalami depresi hingga mengamuk dan meresahkan warga. Pemuda tersebut kemudian dievakuasi oleh tim UPT Liposos Dinas Sosial
Pemuda berinisial MAF (23), warga Perumahan ITB Cluster Kutai AA19, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, diamankan petugas setelah dilaporkan bertindak agresif terhadap keluarga maupun warga sekitar.
Kepala UPT Liposos Dinsos Jember Roni Effendi mengatakan, laporan dari masyarakat diterima setelah warga merasa khawatir dengan perilaku pemuda tersebut yang tidak terkendali.
“Pada hari ini kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki dewasa yang mengalami depresi dan marah-marah sehingga keluarga serta warga merasa resah dan takut karena perilakunya tidak terkendali,” kata Roni saat dikonfirmasi usai penanganan di rumah sakit, Jumat malam, 13 Maret 2026 malam.
Menurut Roni, laporan tersebut diterima menjelang waktu berbuka puasa. Tim Liposos kemudian memutuskan melakukan penanganan setelah berbuka dengan menerjunkan empat personel ke lokasi.
Saat petugas tiba di rumah pemuda tersebut, kondisi yang bersangkutan masih dalam keadaan emosional dan sulit ditenangkan. Warga sekitar bahkan ikut membantu proses evakuasi karena khawatir situasi semakin tidak terkendali.
“Di lokasi memang kondisi pasien tidak terkendali dan marah. Bahkan warga tadi juga ikut membantu karena khawatir malah sulit menenangkan. Akhirnya proses evakuasi dapat dilakukan dengan membawanya menggunakan mobil ambulans,” ujarnya.
Karena kondisi yang dinilai cukup ekstrem, petugas terpaksa melakukan pengikatan sementara sebagai bagian dari prosedur pengamanan agar proses evakuasi berjalan aman.
“Karena kondisinya ekstrem dan tidak terkendali, sesuai prosedur kami lakukan pengikatan sementara. Karena tadi juga sempat marah-marah saat akan diamankan,” jelas Roni.
Setelah berhasil diamankan, pemuda tersebut kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RSD dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan penanganan medis awal.
Sementara itu, Ketua RT 01/RW 48 Perumahan ITB Cluster Kutai Sapardianto membenarkan bahwa pemuda tersebut sempat membuat warga resah karena sering marah-marah tanpa sebab yang jelas.
“Memang sempat marah-marah dan meresahkan warga. Bahkan kemarin malam ada sekitar lima warga laki-laki yang mencoba menenangkan dan menjaga karena situasinya membuat warga khawatir,” ujarnya.
Sapardianto mengatakan, pemuda tersebut bahkan sempat mencoba melukai warga yang berusaha menenangkannya.
“Bahkan sempat mau mencekik warga yang mencoba mengamankan,” katanya.
Namun proses evakuasi akhirnya dapat berjalan lancar setelah warga membantu petugas membawa pemuda tersebut ke ambulans untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit.
