Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25 4 Apr 2026 11:25

Thumbnail Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Jenazah korban usai dievakuasi. (Foto: Istimewa/ Polsek Puger)

KETIK, JEMBER – Peristiwa nahas menimpa Siti Maisaroh (33), warga Dusun Jadugan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Korban ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam kurang lebih 10 meter di rumahnya sendiri, Jumat malam, 3 April 2026.

Insiden tersebut diduga terjadi akibat kecelakaan saat korban menimba air.

Kapolsek Puger Iptu Edy Purwanto menjelaskan, keluarga pertama kali menyadari kejadian itu sekitar pukul 19.30 WIB saat korban tidak ditemukan di dalam rumah.

Sebelumnya, sekitar pukul 18.00 WIB, ayah korban, Bunarto (60), masih sempat melihat anaknya berada di rumah sebelum ia berangkat menghadiri tahlil di kediaman tetangga.

“Setelah pulang dari tahlil, ayah korban tidak menemukan korban di dalam rumah. Kemudian bersama warga melakukan pencarian hingga akhirnya diketahui korban berada di dalam sumur,” ujar Edy saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Sabtu, 4 April 2026. 

Penemuan jasad korban di dalam sumur membuat warga sekitar segera melapor ke pihak kepolisian. Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Puger langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan warga setempat.

Proses evakuasi berlangsung menantang karena kondisi sumur yang cukup dalam, sekitar 10 meter, dengan diameter sempit hanya sekitar 1 meter. Petugas dan warga harus bekerja ekstra hati-hati saat mengangkat tubuh korban dari dalam sumur.

“Evakuasi dilakukan bersama warga dengan penuh kehati-hatian karena kondisi sumur yang cukup dalam dan sempit,” jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung diperiksa oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Puger. Hasil pemeriksaan memastikan korban telah meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga kuat insiden ini merupakan kecelakaan, diduga korban terpeleset saat menimba air.

“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dugaan sementara korban terpeleset saat menimba air, terlebih korban juga memiliki riwayat penyakit epilepsi,” tambah mantan Kanit Turjawali Satlantas Polres Jember itu.

Keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. (*) 

Tombol Google News

Tags:

perempuan jatuh sumur Jember kecelakaan Puger Jember warga Mojosari meninggal sumur 10 meter Jember kasus kecelakaan rumah tangga