KETIK, PACITAN – Isu pelantikan rotasi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan kembali menghangat seiring memasuki Januari 2026.
Setelah sempat ramai dibicarakan di penghujung tahun lalu, agenda pergeseran pejabat eselon II itu kini disebut-sebut bakal digelar pada Jumat pekan ini.
Namun, kepastian jadwal tersebut belum sepenuhnya final.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putra, akhirnya buka suara merespons kabar yang berkembang.
Heru menyampaikan, hingga Selasa, 6 Januari 2026, pelantikan JPT Pratama belum bisa dipastikan waktunya.
Seluruh proses masih bergantung pada persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Kita masih menunggu persetujuan teknis dari BKN. Belum bisa dipastikan apakah hari Jumat sudah turun,” ujar Heru Wiwoho saat dikonfirmasi Ketik.com, Selasa, 6 Januari 2026.
Ia menjelaskan, tanpa rekomendasi teknis tersebut, pelantikan belum dapat dilaksanakan.
Menurutnya, seluruh tahapan administrasi di daerah sudah berjalan, tinggal menunggu lampu hijau dari pusat.
Rotasi jabatan ini diproyeksikan untuk mengisi enam jabatan strategis setingkat kepala dinas dan pejabat tinggi lainnya yang saat ini masih kosong. Enam formasi tersebut:
- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),
- Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian (Dikuperin),
- Kepala Dinas Perikanan,
- Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I),
- Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II),
- serta Staf Ahli Bupati.
Sebelumnya, proses pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari Seleksi Terbuka (Selter) JPT Pratama telah dilaksanakan pada November 2025 lalu.
Dari total 32 peserta yang lolos administrasi, mereka tersebar dan bersaing pada enam formasi jabatan yang dibuka.
Formasi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat tercatat menjadi salah satu yang paling diminati dengan lima peserta.
Persaingan serupa juga terjadi pada formasi Kepala DPMD serta Kepala Dikuperin yang masing-masing diikuti lima peserta.
Sementara itu, formasi Asisten Perekonomian dan Pembangunan diikuti empat peserta, jumlah yang sama dengan formasi Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Kemasyarakatan, dan SDM.
Adapun formasi Kepala Dinas Perikanan juga diikuti empat peserta.
Beberapa peserta diketahui mendaftar lebih dari satu formasi jabatan.
Seleksi JPT Pratama Pacitan tersebut berlangsung cukup kompetitif.
"Jumlahnya yang ikut Selter pada November 2025 lalu kan banyak. Tahapannya ke BKN, nanti akan dipilih tiga besar per formasi untuk mengisi jabatan yang kosong," ungkapnya. (*)
