Pangkat dan Identitas 4 Prajurit BAIS TNI Pelaku Teror Air Keras ke Aktivis KontraS Terungkap, dari TNI AU dan TNI AL

Editor: Muhammad Faizin

19 Mar 2026 08:47

Headline

Thumbnail Pangkat dan Identitas 4 Prajurit BAIS TNI Pelaku Teror Air Keras ke Aktivis KontraS Terungkap, dari TNI AU dan TNI AL
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus saat mengajukan uji materi UU TNI di Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu. (Humas MK RI)

KETIK, JAKARTA – Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM dan Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus memasuki babak baru. Empat prajurit TNI yang diduga terlibat sebagai pelaku aksi penyerangan keji tersebut, kini telah diamankan dan tengah menjalani proses pemeriksaan.

Keempat terduga pelaku diketahui merupakan personel aktif yang bertugas di Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS TNI). Informasi ini disampaikan langsung oleh Komandan Pusat Polisi Militer TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto.

 

Identitas dan Pangkat Pelaku

Baca Juga:
Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

Dalam keterangannya, Yusri mengungkapkan bahwa keempat prajurit tersebut memiliki latar belakang pangkat yang berbeda, mulai dari perwira hingga bintara.

Mereka masing-masing berinisial:

  • NPP dengan pangkat Kapten
  • SL berpangkat Letnan Satu (Lettu)
  • BHW berpangkat Letnan Satu (Lettu)
  • ES dengan pangkat Sersan Dua (Serda)

“Keempatnya bertugas di satuan Denma BAIS TNI dan berasal dari dua matra, yakni TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara,” ujar Yusri, seperti dikutip dari Suara.com, jejaring media Ketik.com, Kamis, 19 Maret 2026.

Dalam jumpa pers tersebut, Yusri tidak mendetailkan prajurit mana saja yang berasal dari TNI AU dan TNI AL

Baca Juga:
Soroti “Dalang di Balik Layar”! PERMAHI Desak Transparansi Kasus Penyiraman Air Keras oleh Oknum BAIS TNI

Saat ini, seluruh terduga pelaku telah ditahan di Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Berdasarkan hasil rekaman CCTV, peran masing-masing pelaku masih terus kami dalami. Proses ini akan kami lakukan secepatnya secara profesional,” tegas Yusri.

 

Kasus Serius yang Sorot Peran Aparat

Perkara ini menjadi perhatian publik karena melibatkan aparat negara dalam dugaan tindak kekerasan terhadap aktivis HAM. Korban, Andrie Yunus, sebelumnya dikenal aktif menyuarakan isu-isu kritis, termasuk terkait militerisme dan kebijakan pertahanan.

Serangan air keras yang menimpa Andrie terjadi setelah ia mengikuti kegiatan diskusi publik. Insiden tersebut menyebabkan luka serius, termasuk pada bagian wajah dan mata, sehingga korban harus menjalani perawatan intensif.

Peristiwa ini memicu kecaman dan kekhawatiran luas karena dinilai sebagai ancaman terhadap kebebasan berpendapat dan ruang demokrasi di Indonesia. (*)

Baca Sebelumnya

PETI di Sungai Aur Pasaman Barat Terus Berjalan, Oknum Kepala Jorong Diduga Abaikan Instruksi Gubernur

Baca Selanjutnya

Ludes Tersewa untuk Mudik! Rental Mobil di Kota Batu Banjir Pesanan, Tarif Mulai Rp400 Ribu

Tags:

Andrie Yunus Penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS teror Penyiraman air keras wakil koordinator KontraS Puspom TNI bais tni teror air keras

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

12 April 2026 09:40

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

12 April 2026 08:21

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar