H-7 dan H-6 Lebaran, 87 Ribu Pemudik dari Sumatera Menyeberang ke Jawa

16 Maret 2026 23:44 16 Mar 2026 23:44

Thumbnail H-7 dan H-6 Lebaran, 87 Ribu Pemudik dari Sumatera Menyeberang ke Jawa

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba saat memberikan keterangan terkait data arus mudik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Senin, 16 Maret 2026. (Foto: Andriego/Ketik.com)

KETIK, LAMPUNG SELATAN – Arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di jalur penyeberangan Selat Sunda.

Data sementara menunjukkan puluhan ribu pemudik dari Sumatera telah menyeberang menuju Pulau Jawa dalam dua hari terakhir.

Berdasarkan rekapitulasi angkutan Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, sebanyak 87.435 orang tercatat menyeberang dari Sumatera ke Pulau Jawa pada H-7 dan H-6 Lebaran.

Sementara itu, jumlah pemudik yang datang dari Pulau Jawa menuju Sumatera tercatat lebih banyak, yakni mencapai 161.528 orang.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan angka tersebut merupakan hasil rekapitulasi angkutan Lebaran selama 24 jam pada dua hari tersebut.

"Jumlah ribuan pemudik itu berdasarkan data rekapitulasi angkutan Lebaran PT ASDP Cabang Bakauheni pada H-7 dan H-6 Lebaran 2026 selama 24 jam," kata Partogi, Senin, 16 Maret 2026.

Ia menjelaskan, total penumpang asal Sumatera yang telah menyeberang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu tercatat sebanyak 86.435 orang.

Adapun jumlah kendaraan yang ikut menyeberang mencapai 17.216 unit.

Rinciannya terdiri dari 1.197 unit sepeda motor, 9.833 unit mobil pribadi, 4.905 unit truk atau kendaraan logistik, serta 1.181 unit bus.

"Untuk jumlah trip kapal yang beroperasi sebanyak 259 trip," ujarnya.

Di sisi lain, jumlah pemudik dari Pulau Jawa yang tiba di Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, serta BBJ Bojonegara tercatat sebanyak 161.526 orang, baik pejalan kaki maupun yang berada di dalam kendaraan.

Total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 36.857 unit.

Rinciannya terdiri dari 8.752 unit sepeda motor, 21.070 unit mobil pribadi, 5.589 unit truk, dan 1.446 unit bus.

Partogi memperkirakan puncak arus mudik dari Merak menuju Bakauheni akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026.

Hal tersebut diperkirakan bertepatan dengan masa libur pegawai dan pekerja pabrik.

"Tapi tidak menutup kemungkinan pada 17 Maret 2026 sore sudah mulai ada pergerakan menuju puncak arus mudik," katanya.

Ia juga mengimbau para pengguna jasa penyeberangan untuk membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi Ferizy atau melalui mitra resmi ASDP seperti Indomaret, Alfamart, BRILink, serta agen Finpay.

Menurutnya, tiket penyeberangan wajib dimiliki paling lambat satu hari sebelum keberangkatan.

Selain itu, pengguna jasa juga diminta mencermati informasi cuaca terkini dan mempertimbangkan rencana perjalanan apabila kondisi perairan Selat Sunda tidak memungkinkan untuk dilalui.

"Pengguna jasa penyeberangan kami imbau untuk mematuhi arahan petugas selama berada di area pelabuhan," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

PT ASDP Cabang Bakauheni BUMN Kemenhub RI Arus Mudik 2026 Pelabuhan Bakauheni Pelabuhan merak asdp penyeberangan Selat Sunda Mudik Lebaran Ferizy