KETIK, PALEMBANG – Polda Sumsel resmi merilis capaian Operasi Ketupat Musi 2026 yang berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Berdasarkan catatan Polda Sumsel, sebanyak 459.476 kendaraan melintasi lima ruas tol utama, mulai dari Palindra, Indralaya–Prabumulih, Kapal Betung, Terpeka, hingga Betejam.
Angka ini mengalami kenaikan tipis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 455.175 kendaraan. Namun, kejutan besar terjadi pada moda transportasi umum. Penumpang terminal bus melonjak tajam hingga 43 persen dengan total 70.301 orang. Sektor penerbangan pun tak mau kalah dengan kenaikan 38 persen atau sebanyak 178.522 penumpang.
Sementara itu, moda kereta api tumbuh 17,4 persen dengan mengangkut 78.120 penumpang, naik dari 66.528 pada tahun 2025.
Di balik tingginya mobilitas, terdapat catatan merah yang menjadi perhatian serius kepolisian. Jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas meningkat dari 80 kasus pada tahun lalu menjadi 129 kasus pada periode operasi kali ini.
Insiden tersebut mengakibatkan 29 orang meninggal dunia, 59 orang luka berat, dan 168 orang luka ringan.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh.
“Selama 13 hari, seluruh personel bekerja tanpa henti. Capaian ini adalah hasil dedikasi bersama, namun peningkatan angka kecelakaan menjadi perhatian yang harus kami jawab dengan langkah yang lebih baik ke depan,” ujar Sandi saat memberikan keterangan pada Kamis, 26 Maret 2026.
Salah satu hal yang paling menonjol dalam operasi tahun ini adalah langkah Polda Sumsel dalam mentransformasi penegakan hukum berbasis teknologi.
Penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile meningkat hingga 658 persen, sementara tilang manual merosot tajam sebesar 98,9 persen.
Langkah ini mempertegas komitmen kepolisian dalam menciptakan sistem yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
Di sisi lain, upaya pencegahan juga diperkuat melalui 30.956 kegiatan preemtif dan preventif, yang mengalami pertumbuhan sebesar 12,2 persen dibandingkan tahun lalu.
Sinergi dan Imbauan Keselamatan
Keberhasilan pengelolaan arus mudik ini tidak lepas dari kolaborasi ribuan personel gabungan dari TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Irjen Pol. Sandi Nugroho pun tak lupa menyampaikan pesan kepada masyarakat yang masih berada di jalur perjalanan.
“Polda Sumsel mengimbau masyarakat yang masih dalam perjalanan arus balik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan layanan kepolisian melalui Call Center 110,” tutupnya.
