KETIK, SITUBONDO – Upaya pencarian terhadap korban jatuh ke laut dari KM. Dharma Kartika terus dilakukan secara intensif. Memasuki hari ke-4 pencarian korban, KSOP Kelas IV Panarukan menurunkan armada Kapal Negara P 498 dan melaksanakan prosesi tabur bunga di lokasi kejadian, Minggu, 29 Maret 2026.
Kepala Kantor KSOP Kelas IV Panarukan Herland Aprilyanto mengatakan, kegiatan pencarian pada hari ini dimulai pukul 08.30 WIB dengan titik keberangkatan dari Pelabuhan Jangkar.
Operasi ini dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi terkait, antara lain Basarnas, BPBD, TNI AL dan AD, Polri, serta unsur lainnya.
“Dalam operasi kali ini, Wakil Bupati Situbondo, Camat Jangkar beserta jajaran ikut dalam pencarian sebagai bentuk dukungan moril dan sinergi pemerintah daerah dalam upaya pencarian korban," jelas Herland.
"Sebelum pelaksanaan pencarian, seluruh tim gabungan melaksanakan doa bersama demi kelancaran dan keselamatan operasi ini,” sambungnya.
Setibanya di titik Man Overboard (MOB) yaitu 3.5 mil dari Pelabuhan Jangkar, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga serta doa bersama sebagai bentuk penghormatan dan harapan agar korban segera ditemukan.
“Diharapkan dengan sinergi dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat, operasi pencarian pada hari ini dapat menemukan korban yang di tunggu-tunggu keluarganya,” lanjut Herland.
Ia menegaskan Tim SAR Gabungan tidak pernah lelah dalam menjalankan operasi pencarian terhadap Tohari (31) warga Dusun Darpa RT 003 RW 004, Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, penumpang KMP Dharma Kartika yang jatuh ke laut bebera hari lalu di perairan Jangkar, Kabupaten Situbondo.
“Semoga hari keempat pencarian korban Tohari bisa ditemukan. Karena, keluarganya berharap korban bisa diketemukan dalam kondisi apa pun,” harapnya.(*)
