KETIK, TRENGGALEK – Mengenang semangat, jasa dan perjuangan Sang Proklamator kembali dijadikan momentum dan disuarakan oleh DPC PDI Perjuangan Trenggalek dalam memperingati Haul ke-56 Presiden pertama RI, Ir Soekarno, yang dikemas dengan acara Semaan dan Doa Bersama di kantor DPC setempat, Minggu 21 Juni 2026.
Suasana doa bersama yang dihadiri oleh anggota fraksi PDI Perjuangan, jajaran pengurus DPC, PAC, serta sayap partai berlangsung khidmat.
Selain itu juga dijadikan ruang untuk merefleksi jasa-jasa Bung Karno dalam menjaga persatuan dan kesatuan, memupuk jiwa nasionalisme dan keterpihakan kepada wong cilik.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rahmadi, mengatakan jika haul itu tidak hanya sebagai agenda rutin dan mengenang sosok Bung Karno, namun juga sebagai momentum untuk meneladani dan membangkitkan kembali nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan kepada bangsa Indonesia.
"Kita harus ingat, salah satu cita-cita Bung Karno adalah membebaskan kaum marhaen dari kemiskinan menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Motivasi ini yang harus terus kita jaga," ucapnya kepada Ketik.com.
Baca Juga:
Tak Kantongi Izin, Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek 2026 Batal Digelar di Stadion Menak SopalDoding sapaan dia meminta kepada seluruh kader PDIP untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam situasi apapun. Tak terkecuali seperti situasi sekarang ini. Sehingga, kader harus selalu membaur bersama masyarakat apalagi dalam situasi perekonomian yang serba sulit.
"Sebagai kader PDI Perjuangan dalam kondisi apapun harus tetap hadir di tengah masyarakat," ujarnya.
Sebagai partainya wong cilik, lanjut orang nomor satu di DPRD Kabupaten Trenggalek, kader harus tetap menjaga kebersamaan dalam bermasyarakat.
"Minimal bisa memahami keluh kesah masyarakat. Karena kita juga berasal dari kalangan wong cilik," tandasnya.
Baca Juga:
Pansus III DPRD Trenggalek Bedah Raperda Pendongkrak Pundi-Pundi PADIa menyampaikan pesan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri agar semua kader tetap tenang dan bisa berbuat baik terhadap masyarakat, khususnya masyarakat akar rumput di sekitar kita.
"Inti dari pesan tersebut adalah menangis dan merawat bersama rakyat. Termasuk peka atas keluhan dari mereka. Sekali lagi PDIP adalah partainya wong cilik," tandasnya.(*)