Dibuka Anggota DPRD Jatim, BPBD Jatim Awali Kegiatan SPAB 2026 di SMAN 1 Dawarblandong Mojokerto

10 Februari 2026 21:40 10 Feb 2026 21:40

Thumbnail Dibuka Anggota DPRD Jatim, BPBD Jatim Awali Kegiatan SPAB 2026 di SMAN 1 Dawarblandong Mojokerto

Peserta kegiatan SPAB BPBD Jawa Timur mengikuti simulasi pemadaman kebakaran menggunakan APAR di SMAN 1 Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Selasa 10 Januari 2026. (Foto: BPBD Jatim)

KETIK, MOJOKERTO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur mengawali pelaksanaan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Tahun 2026 di SMAN 1 Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Senin–Selasa, 9-10 Februari 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka langsung oleh Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi, SH, MH, serta dihadiri Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Jatim, Deni Kiki Melia Tamara, serta Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto yang diwakili Kabid PK BPBD setempat, Parmanto. Hadir pula Waka Kurikulum SMAN 1 Dawarblandong Wirawan, Waka Kesiswaan, serta Tim Fasilitator dari Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim.

Dalam sambutannya, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 BPBD Jatim akan melaksanakan program SPAB di lima sekolah yang tersebar di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, dan Kabupaten Tuban.

Menurutnya, pelaksanaan SPAB sangat penting untuk mengenalkan potensi bencana serta meningkatkan kapasitas kebencanaan di lingkungan sekolah, baik bagi siswa, guru, maupun tenaga kependidikan.

“Potensi bencana di Jawa Timur masih cukup tinggi, terutama akibat cuaca ekstrem yang memicu angin kencang, banjir, dan tanah longsor. Karena itu, peningkatan kapasitas kebencanaan di sekolah menjadi sangat penting,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa warga sekolah perlu dibekali kemampuan mengenali potensi bahaya, mengurangi risiko, serta menyiapkan strategi penanganan bencana secara tepat.

Sementara itu, Anggota DPRD Jatim Sumardi saat membuka kegiatan meminta seluruh warga sekolah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar.

Ia juga mengapresiasi langkah BPBD Jatim bersama BPBD kabupaten/kota dalam upaya pengurangan risiko bencana melalui edukasi kebencanaan di sekolah.

“Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan SPAB ini dapat ditularkan kepada siswa lainnya, bahkan hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar,” harapnya.

Selama pelaksanaan SPAB, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari pengenalan jenis-jenis bencana, penyusunan dokumen SPAB, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), hingga simulasi evakuasi bencana gempa bumi dan pemadaman kebakaran.

Pada kesempatan tersebut, BPBD Jatim juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa rambu jalur evakuasi, rambu titik kumpul, Majalah Tangguh, serta Buku Saku Kebencanaan. (*)

Tombol Google News

Tags:

bpbd Jawa timur surabaya Mojokerto