KETIK, LANGSA – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Langsa menggelar zikir dan doa bersama mengenang 21 tahun gempa dan tsunami di Aceh, Rabu 31 Desember 2025.
Acara yang dipandu Ustaz H. Nasruddin dan Tgk. Haizir Rizki Amiruddin berlangsung di Masjid Agung Darul Falah Kota Langsa.
Ketua BKMT Kota Langsa, Ny. Safira Muhammad Haikal pada kesempatan itu menyampaikan bahwa zikir dan doa bersama memiliki makna yang sangat mendalam.
Melalui momentum ini, pihakmua bersama warga tidak hanya mengenang musibah gempa dan tsumani 21 tahun yang lalu, tetapi juga banjir dan longsor yang telah melanda Aceh.
“Musibah tersebut bukan hanya meninggalkan duka dan kehilangan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang betapa lemahnya manusia dan betapa besarnya kekuasaan Allah Swt,” ungkapnya.
Zikir dan doa adalah bentuk kepasrahan dan penghambaan kepada Allah Swy, serta permohonan agar saudara-saudara terdampak musibah diberi ketabahan, kekuatan, dan digantikan dengan kebaikan yang berlipat ganda.
“Hendaknya, musibah ini tidak hanya kita maknai sebagai ujian, tetapi juga sebagai panggilan untuk kembali memperkuat iman dan memperbanyak syukur serta memupuk kepedulian sosial kita semua,” paparnya.
Ia berharap melalui zikir dan doa ini juga, Kota Langsa dan seluruh wilayah Aceh dijauhkan dari bencana, serta senantiasa diberikan keberkahan dan keselamatan.
“Apresiasi dan terima kasih saya ucapkan kepada seluruh jamaah dan panitia BKMT Kota Langsa atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna ini. Semoga setiap lantunan zikir dan doa kita malam ini dicatat sebagai amal kebaikan,” harapnya.
Tampak hadir mengikuti acara ini Ketua DPRK Langsa, Ketua TP PKK Kota Langsa, Ketua Persit 0104/Aceh Timur, Ketua Bhayangkari Langsa, Ketua Dharmayukti Langsa, Ketua Dekranasda Langsa, Sekda Kota Langsa, para Ketua Organisasi Wanita beserta pengurus dan Ibu-ibu ASN dalam lingkungan Pemerintah Kota Langsa.(*)
