KETIK, SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengungkapkan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di wilayah Kota Pahlawan yang akan terpilih berkomitmen untuk menjalankan program yang sudah dipresentasikan di depan Wali Kota Surabaya.
"Saya berharap inspektorat bersama asisten-asisten sekretariat daerah melakukan evaluasi setiap satu tahun kerja," terangnya saat ditemui di ruangannya pada Selasa, 11 Maret 2025.
Menurutnya, kepala OPD harus dilakukan evaluasi setiap satu tahun sekali, bagaimana program tersebut berdampak luas pada masyarakat.
"Tentu evaluasinya setiap satu tahun, karena evaluasi terhadap kinerja kepala OPD itu kan indikatornya Adpem (administrasi pemerintahan) itu kan sudah ada," ujar Ketua DPD Golkar Surabaya ini.
Fathoni juga menyoroti proses pemaparan visi misi untuk kepala OPD, Ia menyebut Pemkot Surabaya harus terbuka untuk keseluruhan proses seleksi calon kepala OPD ini.
"Maka proses hasil akhirnya ini harus akuntabel, jangan sampai proses awalnya ini terbuka, kemudian yang tidak mengikuti seleksi menduduki posisi tertentu, kalau sudah dimulai setransparan ini, tim seleksi nantinya juga harus menjelaskan gambaran si A sesuai kompetensinya," jelasnya.
"Jadi kepala OPD memiliki pandangan visi misi sendiri, tidak boleh. Jadi kepala OPD camat, lurah se Kota Surabaya itu hanya implementator dari RPJMD," imbuhnya.
Fathoni juga mendukung Wali Kota Surabaya bahwa Kepala OPD maksimal menduduki selama 3 tahun agar terus menciptakan inovasi terbaru.
"Maksimal 3 tahun, 3 tahun harus digeser agar tidak mati inovasinya, kita lihat apakah ada kepala OPD yang menduduki 3 tahun, ini harus dilakukan rotasi," ucapnya.
Tidak hanya pemaparan visi misi yang disiarkan secara langsung melalui media sosial Pemkot Surabaya, tetapi keseluruhan proses seleksi kepala OPD harus langsung dinilai oleh masyarakat.
Adanya komentar dari masyarakat di media sosial yang memberikan ulasan mengenai kinerja Kepala OPD juga seharusnya menjadi catatan khusus bagi Pemkot Surabaya.
"Termasuk pendapat rakyat itu dijadikan bahan masukan, bagaimanapun juga tingkat partisipasi publik untuk mengawasi jalannya pemerintahan itu cukup tinggi, salah satunya kolom komentar itu diprint out semua," ujar Fathoni.
Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pemaparan visi-misi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), tim ahli dari perguruan tinggi, serta beberapa elemen masyarakat. Tujuannya, agar proses lelang jabatan yang dilakukan Pemkot Surabaya berjalan dengan tranparan. (*)
Arif Fathoni Dorong Kepala OPD Hasil Lelang Jabatan Dievaluasi Setahun Sekali
11 Maret 2025 15:04 11 Mar 2025 15:04
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)
Trend Terkini
2 Februari 2026 11:49
Dana BGN Seret, Distribusi MBG di Tuban Terganggu, 5 Dapur SPPG Tutup Sementara
5 Februari 2026 12:42
Kota Madiun Memanas! Kawat Berduri Mengitari Padepokan Agung PSHT Jelang Parluh Kubu R. Moerdjoko
3 Februari 2026 11:38
Siapkan 75.000 Porsi Makanan, Ini 6 Titik Lokasi Dapur Umum Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Kota Malang
2 Februari 2026 13:35
Tolak Parluh 2026, Ratusan Warga PSHT Berbagai Wilayah Hitamkan Alun-alun Madiun
6 Februari 2026 01:21
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari
Tags:
Kepala OPD OPD Surabaya Arif Fathoni Wakil Ketua DPRD Surabaya Lelang Jabatan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Baperjakat surabaya Kota PahlawanBaca Juga:
Kendaraan Listrik Kian Dilirik, BYD Tampil Dominan di BCA Expoversary SurabayaBaca Juga:
Eri Cahyadi Sebut Rumah Radio Bung Tomo Masuk Kategori Cagar Budaya Kelas B, Ini AlasannyaBaca Juga:
Unair Perkenalkan Prodi Antropologi FISIP, Ajak Mahasiswa Pahami Manusia dari Dalam BudayaBaca Juga:
Pemkot Surabaya Teken MoU dengan 32 Kampus, Beasiswa Pemuda Tangguh Makin Berdampak LuasBaca Juga:
Pelanggan PDAM Merapat! Pekerjaan Trial Otomasi Rumah Pompa Keputih, Ini Wilayah Alami Gangguan AirBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
