Tim Kusuka Kembali Dilaporkan Bagi-Bagi Uang, Kali Ini Terjadi di Seyegan Sleman

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

26 Nov 2024 12:19

Thumbnail Tim Kusuka Kembali Dilaporkan Bagi-Bagi Uang, Kali Ini Terjadi di Seyegan Sleman
Koordinator Tim Hukum Paslon no urut 2, Harda-Danang dalam Pilkada Sleman 2024, Iwan Setyawan (depan) beserta Arsiko Arsiko Daniwidho Aldebarant. (Foto: Dok Iwan Setyawan for Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Bawaslu Kabupaten Sleman kembali menerima laporan dugaan politik uang pada masa tenang Pilkada Serentak 2024. Kali ini kasus tersebut terjadi di Padukuhan Krapyak 7, Margoagung, Seyegan, Kabupaten Sleman.

Informasi tadi dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar. Ia mengaku menerima laporan politik uang di Seyegan pada Selasa dinihari 26 November 2024.

Ia menyebut, Bawaslu Kabupaten Sleman menerima laporan itu untuk ditindaklanjuti. Arjuna juga menegaskan bahwa Bawaslu Kabupaten Sleman akan terus berupaya untuk mencegah adanya politik uang.

Untuk itu, Arjuna mengimbau kepada masyarakat luas untuk ikut proaktif mencegah praktik kotor money politics atau politik uang tadi.

Sementara itu penelusuran Ketik.co.id menyebutkan. Ketua Tim Paslon 02 Kapanewon Seyegan Azis Purwanto mengungkapkan aksi bagi-bagi uang tersebut dilakukan oleh Tim paslon 01 pada Senin, 25 November 2024 sore.

"Uang yang dibagikan oleh tim paslon 01 berupa uang pecahan nominal Rp 50 ribuan dan sudah terdistribusi," kata Azis yang mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut pada Senin sekira pukul 21.00.

Ia menyatakan tahu setelah ada laporan ke posko setempat. Beserta warga lainnya, Azis segera menindaklanjutinya.

"Saat itu kami temui orang yang membagikan uang, yakni C yang ternyata atas perintah pak S. Selanjutnya saya dan saksi-saksi kemudian datang ke tempat pak S pada pukul 21.30," ujarnya.

Masih menurut keterangan Azis, saat itu S telah mengakui bagi-bagi uang senilai Rp50.000 per orangnya, kepada warga setempat.

Sejumlah sumber menyebut pembagian uang tersebut dilakukan setelah Ashar.

"Sedangkan total berapa orang yang menerima uang, kami masih mendatanya," terang Aziz Purwanto.

Ia menyebut selain bukti rekaman video warga yang menerima. Ada tiga terlapor dalam peristiwa ini yakni S, C dan Ny M.

Keterangan Aziz Purwanto dikuatkan oleh pernyataan Koordinator Tim Hukum Paslon no urut 2, Harda-Danang dalam Pilkada Sleman 2024, Iwan Setyawan.

"Betul saya, mas Arsiko dan pak Aji Anggoro dari BBHAR DPC PDI Perjuangan Sleman turut mendampingi pak Aziz saat membuat laporan ke Bawaslu Sleman Selasa dinihari tadi," terang Pengacara bergelar doktor tersebut.

Namun hingga berita ini dikirim ke meja redaksi belum ada keterangan resmi dari pihak Timses 01 Kustini-Sukamto pada gelaran Pilkada Sleman 2024. (*)

Baca Juga:
Kesaksian Janggal Eks Pengawas Pemilu: Antara 'Kecolongan' dan Pesan 'Bantu Bupati'
Baca Juga:
Jalani Pemeriksaan, Terdakwa Sri Purnomo "Amnesia Selektif": Berbelit Menjawab Jaksa, Lancar Menyudutkan Dinas
Baca Sebelumnya

Lewat Ekosistem Bisnis Digital, People Power Rangkul UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Baca Selanjutnya

OJK dan Satgas Pasti Perkuat Perlindungan Konsumen dengan IASC

Tags:

Pilkada Serentak 2024 Pilkada Sleman Money politics Politik Uang Indikasi Politik Uang Padukuhan Krapyak 7 Margoagung Seyegan Sleman Posko Anti Politik Uang BBHAR DPC PDI Perjuangan Sleman Bawaslu Sleman KPU Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H