KETIK, SITUBONDO – Camat Situbondo, Rosy Rosaindratna, resmi membuka peringatan hari jadi pertama Burnik City yang digelar di kawasan Burnik City, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo, Sabtu, 16 Mei 2026.
Perayaan bertajuk “Sataon Burnik City” tersebut berlangsung sederhana, namun meriah dan penuh makna. Panitia menghadirkan berbagai kegiatan hiburan, keagamaan, hingga pemberdayaan UMKM masyarakat.
Sejumlah agenda digelar dalam perayaan itu, di antaranya senam bersama, lomba selawat, lomba membaca ayat-ayat pendek, serta fashion show yang diikuti sekitar 60 peserta dari tingkat TK, KB, dan PAUD.
Selain itu, pelaku UMKM Burnik City juga turut memeriahkan acara melalui penampilan fashion show produk lokal yang dipamerkan kepada pengunjung.
Dalam sambutannya, Camat Situbondo Rosy Rosaindratna mengapresiasi keberadaan Burnik City yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM selama satu tahun terakhir.
Menurutnya, keberhasilan Burnik City bertahan hingga satu tahun tidak lepas dari kerja keras pengurus paguyuban dan para pelaku usaha yang terus menjaga eksistensi kawasan tersebut.
“Satu tahun Burnik City tumbuh bersama perekonomian lokal dan UMKM. Oleh karena itu, saya memberikan apresiasi kepada Kadari selaku Ketua Paguyuban Burnik City yang dinilai mampu mengelola UMKM selama satu tahun ini,” kata Rosy.
Ia berharap Burnik City terus berkembang menjadi ruang publik yang memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Situbondo.
Rosy juga menilai mempertahankan kawasan UMKM selama satu tahun bukan hal mudah. Dibutuhkan konsistensi, inovasi, dan semangat kebersamaan agar para pelaku usaha tetap bertahan.
“Saya berharap Burnik City terus menghadirkan inovasi dan melaksanakan kegiatan positif untuk memajukan pelaku UMKM masyarakat Situbondo. Kegiatan ini juga untuk mempererat kebersamaan pelaku UMKM Burnik City,” ujarnya.
Menurut Rosy, Burnik City kini telah menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Situbondo.
“Harapan saya Burnik City semakin berkembang,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-1 Burnik City, Kadari, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan Burnik City selama satu tahun terakhir.
Ia menyebut kegiatan itu juga bertujuan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat eksistensi pelaku UMKM lokal.
“Alhamdulillah, satu tahun para pelaku UMKM Burnik City masih eksis berjualan. Harapannya Burnik City terus berkembang menjadi ruang rekreasi yang nyaman, kreatif, dan mampu menghadirkan kegiatan positif bagi warga Situbondo,” tutur Kadari.
Kadari turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, komunitas, pelaku UMKM, dan pemerintah kecamatan yang selama ini memberikan dukungan terhadap perkembangan Burnik City.
Menurutnya, kebersamaan dan kekompakan menjadi faktor utama yang membuat Burnik City mampu bertahan hingga memasuki usia satu tahun.
“Alhamdulillah, selama satu tahun ini Burnik City sedikit demi sedikit terus berkembang. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, pelaku UMKM, komunitas, dan pemerintah kecamatan yang telah mendukung keberadaan Burnik City,” katanya.
Ia berharap Burnik City ke depan tidak hanya menjadi tempat hiburan masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Situbondo. (*)
