KETIK, MOJOKERTO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Berkah Wafa Farm di Dusun Dateng, Desa Wates Negoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Sabtu Sore, 2 Mei 2026.
Peternakan yang dikunjungi gubermur tersebut dikenal mengembangkan sapi potong unggulan dan menjadi salah satu pelopor ternak unta di Jawa Timur.
Pantauan ketik.com di lapangan, tampak masyarakat sekitar yang didominasi ibu-ibu antusias menunggu kedatangan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang didampingi Wakil Bupati Mojokerto dr. Muhammad Rizal Oktavian.
Hadir juga OPD terkait dari Dimas Provinsi Jawa Timur, Forkopinca Ngoro dan Kepala Desa Wates Negoro beserta perangkatnya.
Dalam kunjungan tersebut, Khofifah meninjau langsung kandang modern, pakan fermentasi, hingga proses pembibitan. "Ini inovasi bagus. Ternak unta punya potensi besar untuk diversifikasi peternakan, selain sapi dan kambing. Bisa untuk edukasi, wisata dan produk turunannya," ujar Khofifah.
Dalam keterangannya, Khofifah menjelaskan bahwa kunjungannya ke sejumlah peternakan sapi dilakukan untuk memastikan ketersediaan hewan kurban tahun 2026 yang sehat dan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) menjelang Hari Raya Idul Adha.
Menurutnya, hal ini penting agar masyarakat mendapatkan jaminan bahwa hewan kurban yang akan digunakan tidak hanya memenuhi syariat, tetapi juga dalam kondisi sehat.
"Semua harus dipastikan aman, sehat, dan tersedia dalam jumlah cukup. Tidak hanya untuk masyarakat Jawa Timur, tapi juga untuk daerah lain yang membutuhkan,” ucapnya.
Khofifah mengaku terkesan dengan kemajuan yang ditunjukkan peternak di kandang Berkah Wafa Farm dalam waktu sekitar sembilan bulan terakhir. Menurutnya, pertumbuhan fisik, peningkatan berat badan sapi khususnya jenis Brahman dan Peranakan Ongole (PO).
Khofifah juga memberikan batuan ratusan sembako untuk masyarakat sekitar yang kurang mampu juga anak-anak yatim di sekitar lokasi kandang.
"Saya lihat sapi-sapi disini gemuk-gemuk dan sehat bahkan jenis PO tampak berotot," terang Gubernur Khofifah.
Sementara itu, pemilik Berkah Wafa Farm, Faisal, menjelaskan saat ini farm-nya memiliki ratusan ekor sapi limosin simental dan PO, serta beberapa unta yang didatangkan untuk tujuan edukasi dan budidaya.
"Alhamdulillah didukung Pemprov. Harapannya bisa jadi percontohan peternakan terpadu di Mojokerto," ungkapnya. (")
