Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban Jatim Aman dan Surplus, Bebas PMK dan LSD

2 Mei 2026 18:49 2 Mei 2026 18:49

Fariha Al J., Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban Jatim Aman dan Surplus, Bebas PMK dan LSD

Gubernur Khofifah meninjau peternakan di Nganjuk, pada 2 Mei 2026 guna memastikan stok hewan kurban cukup, sehat, bebas PMK dan LSD, serta menegaskan Jatim surplus dan siap menyuplai daerah lain. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, NGANJUK – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur dalam kondisi aman, sehat, memenuhi syariat, serta bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD), usai meninjau peternakan UD Sapi Baru di Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Sabtu, 2 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah didampingi Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro dan Kepala Dinas Peternakan Jatim Indyah Aryani, meninjau langsung peternakan milik Mursyid yang memiliki sekitar 200 ekor sapi jenis PO, Limosin, dan Simental, yang melayani kebutuhan Jawa Timur hingga luar provinsi.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kesiapan stok hewan kurban ditopang kuatnya sektor peternakan Jawa Timur yang saat ini menempati peringkat pertama nasional dalam populasi ternak.

“Alhamdulillah, kondisi sapi-sapi di sini sehat dan besar. Kita lihat bahkan ada yang bobotnya lebih dari satu ton. Ini menjadi indikator bahwa kualitas ternak kita sangat baik,” ujar Khofifah.

“Pak Mursyid saya rasa menjadi supplier untuk siapa saja yang mencari hewan kurban. Insyaallah bisa menopang untuk provinsi lain juga, contohnya Pak Mursyid kirimnya ke Kalimantan, Boyolali Jawa Tengah,” imbuhnya.

Khofifah menjelaskan, total proyeksi kebutuhan hewan kurban di Jawa Timur mencapai 427.060 ekor, terdiri dari 70.550 sapi, 297.900 kambing, 58.600 domba, dan 10 kerbau. Seluruhnya dipastikan dalam kondisi surplus dibandingkan ketersediaan.

Untuk sapi, ketersediaan mencapai 629.119 ekor atau surplus 558.569 ekor. Kambing tersedia 940.693 ekor (surplus 642.793 ekor), domba 484.468 ekor (surplus 452.868 ekor), dan kerbau 1.698 ekor (surplus 1.688 ekor).

“Kondisi ini menunjukkan Jawa Timur surplus cukup signifikan diseluruh jenis ternak kurban. Ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur sangat cukup, sekali lagi, siap menopang provinsi lain,” tegasnya.

Selain kuantitas, Pemprov Jatim juga memastikan kualitas dan kesehatan hewan kurban melalui vaksinasi, biosecurity, serta pengobatan ternak secara berkala. (*)

“Ternak kurban di Jawa Timur tersedia untuk mencukupi ternak kurban dan terjamin kesehatannya karena telah dilakukan vaksinasi, biosecurity dan pengobatan ternak,” lanjutnya.

Pengawasan juga diperkuat melalui pemeriksaan ante mortem dan post mortem oleh petugas yang terdiri dari 950 dokter hewan medik veteriner, 1.500 paramedik veteriner, 145 pengawas bibit ternak, 75 pengawas mutu pakan, serta 1.997 juru sembelih halal (JULEHA) bersertifikat.

“Jelang Idul Adha, kami terus mengerahkan tim pemeriksa kesehatan hewan dari dinas terkait untuk memantau, memeriksa, dan memastikan semua hewan kurban bebas dari penyakit, terutama PMK maupun LSD. Kami memastikan bahwa hewan ternak sehat dan dagingnya layak untuk dikonsumsi,” lanjutnya.

“Jadi kalau pemeriksaan ante mortem dan post mortem atas Sapi sebagai hewan kurban, mungkin ini baru kita lakukan tahun kemarin karena ada PMK itu. Maka kita bisa memastikan kapan ada indikasi PMK, maka Pasar Hewan terdekat kita minta untuk tidak beroperasi dulu. Selalu begitu dua tahun terakhir,” tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Khofifah Stok Hewan kurban Aman Dan Surplus Bebas Pmk Bebas Lsd Berita Nganjuk info nganjuk