KETIK, MALANG – Dilantiknya Amithya Ratnanggani Sirraduhita sebagai Ketua DPRD Kota Malang menjadi sejarah baru bagi pemerintahan Kota Malang. Pasalnya Amithya berhasil mengikuti kiprah ibundanya, Sri Rahayu sebagai pimpinan muda di DPRD Kota Malang.
Ibunya merupakan Ketua DPRD Kota Malang pertama yang menjabat di periode 1999-2004 pada usia 39 tahun. Selepas masa jabatannya, DPRD Kota Malang dipimpin oleh ketua laki-laki selama enam periode berturut-turut.
Amithya pun meneruskan sejarah kepemimpinan perempuan di DPRD Kota Malang. Jabatan tersebut berhasil ia raih di usianya yang masih terbilang muda, yakni 40 tahun.
Seperti anak muda pada umumnya, Amithya aktif membagikan kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat melalui akun media sosialnya. Perempuan kelahiran Malang 14 Maret 1984 ini aktif blusukan untuk menjaring aspirasi masyarakat.
Hal tersebut juga ia lakukan saat ia masih menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Kota Malang periode 2019-2024. Tak heran, saat terpilih sebagai Ketua DPRD Kota Malang periode 2024-2029, Amithya berkeinginan lebih dekat dengan rakyat.
Ia memastikan bahwa Gedung DPRD Kota Malang benar-benar menjadi rumah rakyat, baik sebagai wadah pemberdayaan maupun berkeluh kesah. Ia meminta masyarakat agar tak sungkan menyampaikan keresahan kepada dirinya maupun anggota yang lain.
"Masyarakat bisa mengeluh ke kami, menyampaikan aspirasi dan hal-hal yang terbaik untuk Kota Malang. Kemudian mendapatkan kenyamanan bersama dengan kami di eksekutif dan legislatif," ujar Amithya.
Sebagai anak muda, politisi PDI Perjuangan itu melihat besarnya potensi yang dimiliki Kota Malang, khususnya dalam menekan pengangguran. Citra Kota Malang sebagai daerah yang bergerak di ekonomi kreatif mampu menjadi peluang untuk mengatasi persoalan tersebut.
"Pastinya kita harus menyediakan lapangan pekerjaan. Entah itu bidang kreatif dan sebagainya itu tetap harus ada. Tentu kita tidak bisa bekerja sendiri harus berkolaborasi dengan steak holder yang ada di Kota Malang," tuturnya.
Dengan demikian ia optimis bahwa Kota Malang mampu memenuhi target dalam meningkatkan perekonomian nasional. "Kalau kita tahu potensi kita apa saja, bisa melakukan apa saja, saya pikir target berapapun bisa. Tapi harus disesuaikan dan bekerja secara simultan," tutupnya.(*)
Amithya Ikuti Kiprah Ibunya Jadi Ketua DPRD Kota Malang Termuda
8 November 2024 16:15 8 Nov 2024 16:15
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Amithya Ratnanggani yang menjadi Ketua DPRD Kota Malang diusia muda. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Amithya Ratnanggani Sirraduhita Kota Malang Ketua DPRD Kota Malang ANAK MUDA DPRD Kota MalangBaca Juga:
Perpustakaan Keliling Sambangi Lapas Perempuan Malang, Warga Binaan Antusias Baca BukuBaca Juga:
Anggota Komisi A DPRD Kota Malang Sebut Kedekatan dengan Masyarakat Jadi Modal Utama Jelang Pemilu 2029Baca Juga:
Anggota DPRD Kota Malang H. Rokhmad Tekankan Aspirasi Masyarakat dalam Keputusan PolitikBaca Juga:
Berawal dari Grup Pelayanan Publik, Rumah Reyot Kuswoyo Dapat Bantuan Dari Swadaya MasyarakatBaca Juga:
Hidup Sunyi di Balik Tumpukan Sampah, Potret Getir Kuswoyo yang Terasing di Jantung Kota MalangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 April 2026 15:47
Proyek LSDP Diperkirakan Beroperasi 2027, DLH Kota Malang: Jadi Solusi Overload TPA Supit Urang
25 April 2026 12:41
Hadapi Musim Kemarau, DLH Kota Malang Atur Strategi Perawatan RTH dan Tanaman Hias
24 April 2026 18:22
Misi Pencarian Sapi Kurban untuk Prabowo di Kota Malang
24 April 2026 18:17
Cek IPAL SPPG Sukun Gadang 2, Satgas Percepatan MBG Berikan Catatan
24 April 2026 16:57
Stok Sapi Lokal Seret, Pemkot Malang Pertimbangkan Datangkan Sapi Impor untuk Idul Adha
24 April 2026 16:29
Rumah Tak Layak Huni Kuswoyo Masuk Desil 6, Pemkot Malang Lakukan Ground Check
Trending
Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Marak Rokok Ilegal, Ratusan Tenaga Magang di Pabrik Sampoerna Pacitan Tak Dilanjutkan
Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha serta PT Aneka Usaha Segera Diumumkan, Ada Pejabat dan Jurnalis
