Berawal dari Grup Pelayanan Publik, Rumah Reyot Kuswoyo Dapat Bantuan Dari Swadaya Masyarakat

24 April 2026 15:41 24 Apr 2026 15:41

Lutfia Indah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Berawal dari Grup Pelayanan Publik, Rumah Reyot Kuswoyo Dapat Bantuan Dari Swadaya Masyarakat

Kuswoyo menerima bantuan dari penggalangan donasi melalui grup Pengaduan Publik untuk perbaikan rumahnya. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Kisah Kuswoyo, warga Jalan Kemantren III, Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang, akhirnya mengetuk simpati banyak masyarakat. Berawal dari unggahan di grup Pengaduan Publik, warga turut memberikan donasi untuk membantu perbaikan rumah Kuswoyo.

Sudarno, tokoh Pengaduan Publik Kota Malang, menjelaskan dari hasil penggalangan donasi, saat ini telah terkumpul dana sebesar Rp11.210.000. Dana tersebut telah diserahkan kepada Kuswoyo di kediamannya untuk membantu perbaikan rumah agar dapat ditempati dengan layak dan nyaman.

"Untuk membantu perbaikan rumah beliau, sehingga rumah bisa dalam kondisi sehat, layak huni, dan standar hidup beliau menjadi lebih baik. Kondisi seperti ini sangat berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi Pak Kuswoyo," ujarnya, Jumat, 24 April 2026. 

Mengingat kondisi Kuswoyo yang memiliki gangguan pendengaran dan kesulitan bersosialisasi, Sudarno bersama relawan dan masyarakat lainnya akan turut membantu proses perbaikan rumah secara gotong royong.

Perbaikan pertama akan difokuskan pada penataan barang-barang hasil memulung maupun barang lain yang menumpuk di dalam rumah. Barang-barang tersebut akan dipilah untuk menentukan mana yang masih dapat digunakan.

"Kita akan membantu beliau agar tempat tinggal ini menjadi lebih baik. Kita saling bahu-membahu, gotong royong bersama warga dan Pak Kuswoyo, sehingga kehidupannya tidak seperti saat ini dan bisa menjadi lebih baik lagi," tuturnya.

Selain itu, perbaikan juga akan menyasar bagian dapur yang kondisinya dinilai paling memprihatinkan. Tak hanya berserakan, dinding dapur Kuswoyo terbuat dari kayu yang dilapisi banner bekas.

Untuk memasak, Kuswoyo masih menggunakan pawon tradisional berbahan kayu bakar, bukan kompor gas. Jika kondisi dapur dibiarkan berserakan dengan tumpukan barang rongsokan, dikhawatirkan berpotensi memicu kebakaran.

"Dapurnya juga akan kita tata dengan baik karena beliau memakai kayu bakar untuk memasak sehari-hari. Kondisi seperti itu rentan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tempat makan, sanitasi rumah, toilet, dan kamar mandi akan kita perbaiki secara bertahap," ujarnya.

Sudarno menegaskan bahwa donasi akan terus dibuka agar tidak hanya dimanfaatkan untuk perbaikan rumah, tetapi juga membantu kebutuhan hidup Kuswoyo sehari-hari. Menurutnya, sejak kisah Kuswoyo ramai di media sosial, semakin banyak masyarakat yang menunjukkan empati dan memutuskan untuk berdonasi.

"Kita akan terus membuka donasi sampai permasalahan beliau benar-benar tertangani dengan baik, karena kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada penanganan," jelasnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Malang melalui Dinsos-P3AP2KB Kota Malang juga telah melakukan ground checking ke kediaman Kuswoyo. Diharapkan melalui upaya tersebut, Kuswoyo dapat masuk ke desil 1 atau 2 sehingga lebih mudah mengakses bantuan dari pemerintah bagi warga kurang mampu.

"Kami mengapresiasi langkah tersebut, sehingga kondisi ini tidak berlarut-larut tanpa penanganan dan tidak layak untuk kehidupan sehari-hari Pak Kuswoyo," sambungnya.

Sementara itu, Ketua RT 04 RW 13 Bandungrejosari, Muhammad Yulianto, menjelaskan bahwa meskipun kondisi Kuswoyo memprihatinkan, berdasarkan data di DTSEN, Kuswoyo masih tercatat dalam Desil 6. Akibatnya, bantuan pemerintah belum dapat disalurkan kepadanya.

Perubahan desil sempat diajukan pada tahun 2017 dan 2022, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

"Terhambat karena masih masuk Desil 6 yang dianggap sebagai warga mampu. Padahal fakta di lapangan banyak warga kurang mampu, bahkan ada yang mengontrak, tetapi desilnya masih 6. Secara logika, itu tidak masuk akal," katanya. (*)

Tombol Google News

Tags:

#Kuswoyo Sudarno #Grup Pengaduan Publik #Info Malang #Berita Malang Kota Malang