KETIK, MALANG – Wahyu Hidayat telah memutuskan untuk mengajukan surat pengunduran dirinya dari Pj Wali Kota Malang kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI. Meskipun memutuskan maju di Pilkada 2024, ia mengaku belum dapat menerima pinangan dari partai.
"Belum (Belum terima pinangan parpol), kalau pengajuan diri kan belum boleh daftar atau maju dengan partai mana," ujar Wahyu, Rabu (17/7/2024).
Kendati demikian Wahyu mengaku telah mencoba untuk menjalin komunikasi dengan partai manapun. Mengingat Mendagri belum memberikan persetujuan terhadap pengunduran dirinya dari Pj Wali Kota Malang, Wahyu belum dapat mendaftar sebagai calon dari partai politik tertentu.
Terlebih Wahyu juga sempat diisukan akan maju di Pilkada 2024 Kota Malang bersama dengan Partai Gerindra. Namun Wahyu tidak secara tegas membenarkan kabar tersebut.
"Saya komunikasi dengan semua partai. Kalau komunikasi boleh, tapi dalam pengajuan itu apabila komunikasi dengan partai dibolehkan," lanjutnya.
Sesuai dengan arahan dari Mendagri RI, Pj Kepala Daerah yang berencana maju pada Pilkada 2024 diminta untuk menyerahkan surat pengunduran dirinya 40 hari sebelum pendaftaran di KPU. Wahyu Hidayat pun berencana menyerahkan surat pengunduran diri tersebut Rabu ini.
"Format yang dari sana itu hanya saya mengajukan pada Kemendagri tembusan pada Gubernur. Nanti dari sana tindaklanjutnya baru menyurati kepada DPRD. Kalau omong-omong (dengan DPRD) itu iya. Tapi kan resminya dengan pengajuan surat itu," tambahnya.
Wahyu tidak membenarkan salah satu programnya yakni Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) sebagai medianya untuk berkampanye. Ia menegaskan Ngombe jadi program Pemkot Malang untuk menghilangkan miss komunikasi dan miss informasi di masyarakat.
"Sekarang yang dirasakan masyarakat itu bagaimana dengan acara Ngombe. Kita kembalikan pada masyarakat. Saya rasa Ngombe itu juga sudah lama sejak akhir tahun lalu," terangnya.
Begitu pula dengan spanduk bergambar dirinya yang bertebaran di sepanjang jalan Kota Malang. Menurutnya hal tersebut merupakan respon masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Malang.
"Itu (spanduk) kan respon dari masyarakat untuk kinerja saya, apalagi kan disampaikan juga bukan dari pemerintah," tutupnya. (*)
Ajukan Pengunduran Diri dari Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat Belum Terima Pinangan Parpol
17 Juli 2024 08:45 17 Jul 2024 08:45
Lutfia Indah, Gumilang
Redaksi Ketik.com
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
pj wali kota malang Wahyu Hidayat Kota Malang Penjabat Wali Kota partai politik Pilkada 2024 Pilkada Kota MalangBaca Juga:
Curi Motor Mahasiswa, Warga Bumiayu Malang Diciduk PolisiBaca Juga:
Universitas Ma Chung Siap Terjunkan Mahasiswa Bantu Layanan Kesehatan di Kota MalangBaca Juga:
Pemkot Malang Gandeng UB, Unisma dan Ma Chung untuk Pembangunan Berbasis Kajian IlmiahBaca Juga:
UNISMA Dukung Program Ngalam Pinter Lewat Kerja Sama dengan Pemkot MalangBaca Juga:
Kota Malang Catat Deflasi 0,20 Persen pada Juli 2026, Dipicu Penurunan Harga PanganBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
5 Agustus 2026 19:00
Gandeng PT Petrokimia Gresik, Mahasiswa FBiPK UB Dapat Pembekalan Efektivitas Sistem Rantai Pasok
5 Agustus 2026 16:11
Gelar Forum Cangkrukan Ekonomi Pancasila, PWNU Jatim Dorong Insentif Pajak untuk UMKM
5 Agustus 2026 15:30
5.000 Desa di Jatim Rawan Bencana, Kepala BNPB Minta Kepala Daerah Perkuat Mitigasi
5 Agustus 2026 15:27
10 Hektare Lahan Gunung Bromo Terbakar, BNPB Segera Turunkan Helikopter Water Bombing
5 Agustus 2026 12:05
Kota Malang Catat Deflasi 0,20 Persen pada Juli 2026, Dipicu Penurunan Harga Pangan
