Kisah Suryadi: Bermodal Mental Santri dan Aktivis Jalanan, Kini Pimpin Komisi D DPRD Kota Malang

19 April 2026 14:22 19 Apr 2026 14:22

Suci Wahyuningsih, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kisah Suryadi: Bermodal Mental Santri dan Aktivis Jalanan, Kini Pimpin Komisi D DPRD Kota Malang

Suryadi, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang. (Foto: Suci Wahyu/ketik)

KETIK, MALANG – Perjalanan hidup Suryadi, S.Pd., M.M. menuju kursi DPRD Kota Malang merupakan manifestasi dari proses panjang yang penuh tantangan. Berangkat dari latar belakang santri, setiap tahapan yang ia lalui telah membentuk karakter dan arah perjuangannya hingga saat ini. 

Posisi strategis yang ia emban sekarang bukanlah hasil instan, melainkan buah dari konsistensi selama bertahun-tahun.

Wakil Ketua Komisi D ini memulai tempaan hidupnya di lingkungan pesantren. Selama tujuh tahun, nilai-nilai kesantrian menjadi denyut nadi kesehariannya.

“Saya kira saya memang berangkatnya itu dari kalangan santri. Karena saya dulu itu kan mondok, sekitar tujuh tahun lah. Itu dunia pondok saya kira sudah menjadi menu keseharian saya itu kan,” ujarnya, Minggu, 19 April 2026. 

Pada tahun 2009, Suryadi memutuskan merantau ke Kota Malang untuk menempuh pendidikan tinggi. Transisi dari budaya pesantren ke dinamika kota besar diakuinya sebagai tantangan tersendiri yang memperkaya sudut pandangnya.

“Kemudian 2009, saya berangkat ke kota Malang, kuliah itu di Malang,” ujarnya.

Di bangku kuliah, Suryadi tidak sekadar mengejar nilai akademik. Ia menceburkan diri dalam dunia pergerakan, baik di organisasi internal maupun eksternal kampus. Keterlibatannya di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menjadi titik awal ia mengasah nalar kritis dan jiwa kepemimpinan.

“Nah, kemudian di kampus saya memang menggeluti berbagai organisasi. Baik di intra maupun ekstra, termasuk juga di BEM lah. Nah, di BEM yang pada waktu itu saya di kampus IKIP Budi Utomo, S1-nya. Kemudian setelah itu saya menekuni di dunia aktivis di HMI,” kenangnya.

Usai kelulusannya pada tahun 2013, Suryadi mendapatkan kepercayaan strategis sebagai Tenaga Ahli (TA) di DPR RI. Selama enam tahun hingga 2019, ia mendalami mekanisme legislasi dan kebijakan publik langsung dari jantung pemerintahan nasional.

“Setelah lulus tahun 2013, saya dipercaya menjadi tenaga ahli.TA, tenaga ahli anggota DPR RI pada waktu itu sampai 2019,” jelasnya.

Bekal pengalaman sebagai tenaga ahli dan rekam jejak sebagai "aktivis jalanan" memantapkan niatnya untuk terjun ke politik elektoral pada 2019. Ia merasa perlu melakukan transformasi gerakan agar aspirasi masyarakat bisa diperjuangkan secara lebih sistematis.

“Barulah di 2019 saya coba bismillah untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR. Yang berangkatnya memang dari parlemen jalanan menjadi parlemen konstitusional hari ini. Karena memang berangkatnya dulu ya saya suka demo, kemudian suka menyampaikan aspirasi,” ujarnya.

Bagi Suryadi, perjuangan di luar sistem memiliki keterbatasan. Ia meyakini bahwa perubahan yang signifikan hanya bisa diraih jika seseorang berani masuk ke dalam struktur kekuasaan untuk memotret persoalan secara langsung dan menentukan arah keberpihakan kebijakan.

“Ya pada saat ini ternyata tidak cukup memang menyampaikan aspirasi itu hanya teriak-teriak di jalanan. Tetapi penting untuk berbaur masuk secara sistem. Sehingga di situlah pengaruhnya cukup besar untuk memotret, kemudian memperjuangkan keberpihakan,” ungkapnya.

Kini, sebagai Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Suryadi terus melanjutkan pengabdiannya. Ia menegaskan bahwa seluruh proses yang dilaluinya bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil dari konsistensi dan kesiapan diri.

Perjalanan dari santri hingga menjadi aktivis dan politisi ini menunjukkan bahwa proses yang panjang dan konsistensi adalah kunci untuk mencapai posisi yang strategis. Bagi Suryadi, setiap langkah yang diambil adalah bagian dari upaya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat secara lebih luas. (*)

Tombol Google News

Tags:

#DprdKotaMalang Suryadi #Kota Malang Komisi D DPRD Kota Malang #Suryadi DPRD Kota Malang