KETIK, MALANG – Di usia senjanya, Sastro Wasiyo seorang calon dari Kota Malang menunjukkan antusiasmenya berkunjung ke rumah Allah. Pria berusia 94 tahun itu menjadi calon haji tertua yang berangkat dari Kota Malang di tahun 2025 ini.
Sastro menjelaskan bahwa meskipun berangkat di usia yang tak lagi muda, tak menyurutkan semangatnya beribadah haji.
"Saya merasa senang, karena akhirnya mendapatkan kesempatan haji di tahun ini," ujarnya, Rabu 21 Mei 2025.
Tidak ada kecemasan maupun rasa gugup menjelang keberangkatannya. Hal tersebut disebabkan pengalamannya saat pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Suci pada tahun 2015 ketika melaksanakan ibadah umrah bersama anak sulungnya.
"Sebelumnya saya sudah pernah umrah di tahun 2015 bersama anak pertama. Saat itu saya pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Suci," sambungnya.
Tahun ini Sastro akan berangkat haji ditemani dengan anak kelimanya. Ia juga telah melakukan rangkaian pemeriksaan kesehatan dan tidak menemui kendala apapun.
"Alhamdulillah hasilnya baik, tidak ada kendala apapun. Kaki saya tidak sakit dan masih bisa berjalan perlahan-lahan. Nanti saya berangkat bersama anak nomor 5 karena istri saya sudah lama meninggal dunia," katanya.
Perlu waktu hingga 6 tahun bagi Sastro untuk dapat mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. Ketika di sana ia pun tak berharap banyak selain kesehatan dan kelancaran rezeki bagi keluarganya.
"Tahun 2019 anak saya mendaftarkan haji. Saya hanya berharap diberikan kesehatan dan keluarga saya diberikan rezeki yang berkah. Selebihnya tidak ada," tandasnya.(*)
Sastro Wasiyo, Calon Haji Tertua Kota Malang Antusias Kembali Berkunjung ke Tanah Suci
21 Mei 2025 13:12 21 Mei 2025 13:12
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Potret Sastro Wasiyo, CJH tertua asal Kota Malang yang antusias menunggu keberangkatan ke Tanah Suci. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
CJH CJH Tertua Kota Malang Haji 2025 Jamaah Haji Tertua Calon Jamaah Haji Haji2025Baca Juga:
Pedagang Pasar Gadang Akui Nyaman di Tempat Relokasi Meski Omzet MenurunBaca Juga:
12 Hari Buron, Pelaku Getok Parkir di Kayutangan Heritage Malang Ternyata Bukan Jukir ResmiBaca Juga:
Ekspansi Gerai Koperasi Merah Putih di Kota Malang Masih Menunggu Ranperda RTHBaca Juga:
Warga RW 11 Sawojajar Malang Tetap Tolak Toko Miras Meski Kantongi Izin LengkapBaca Juga:
DPRD Kota Malang Sidak Pasar Gadang, Jalan 674 Meter Segera Dicor dan Dilengkapi DrainaseBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
7 Mei 2026 18:00
Pedagang Pasar Gadang Akui Nyaman di Tempat Relokasi Meski Omzet Menurun
7 Mei 2026 17:29
Butuh Komunikasi! DPRD Kota Malang Tanggapi Rencana Relokasi PKL Pasar Kebalen ke Gadang
7 Mei 2026 17:09
Ekspansi Gerai Koperasi Merah Putih di Kota Malang Masih Menunggu Ranperda RTH
7 Mei 2026 15:12
DPRD Kota Malang Sidak Pasar Gadang, Jalan 674 Meter Segera Dicor dan Dilengkapi Drainase
6 Mei 2026 20:45
Solusi Kemacetan Pasar Kebalen, PKL Tak Berizin Akan Direlokasi ke Pasar Gadang
6 Mei 2026 20:12
Macet Menahun di Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Tegaskan Jam Operasional PKL
Trending
Breaking News! Polisi Sebut 31 Wisatawan Surabaya di Insiden Pantai Wediawu Kabupaten Malang Positif Narkotika
Bau Amis Korupsi Pasar Among Tani Kota Batu, Oknum Pejabat hingga Anggota DPRD Diduga Kuasai Banyak Kios
Sengketa Goa Gong Berakhir Damai, Disperkimtan Pacitan Akui Keliru Identifikasi Lahan
Ini Rekap Perolehan Medali Kejurkab Pencak Silat Pacitan 2026, PSHT Raih 7 Emas
