Jelang Kloter Terakhir, PPIH Embarkasi Surabaya Catat 178 Jemaah Mutasi Keluar dan 102 Mutasi Masuk

20 Mei 2026 20:12 20 Mei 2026 20:12

Fiqih Arfani

Wakil Pemimpin Redaksi
Thumbnail Jelang Kloter Terakhir, PPIH Embarkasi Surabaya Catat 178 Jemaah Mutasi Keluar dan 102 Mutasi Masuk

Ilustrasi - Jemaah haji menjalani pemeriksaan di poliklinik Asrama Haji Embarkasi Surabaya, sebelum berangkat menuju Tanah Suci beberapa waktu lalu. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya sudah memasuki hari ke-30. Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 20 Mei 2026, tercatat sebanyak 178 jemaah berstatus mutasi keluar yang memengaruhi komposisi manifest keberangkatan jemaah.

Rinciannya, mutasi keluar tersebut terdiri atas 1 jemaah sakit di daerah, 40 jemaah sakit di Rumah Sakit Haji, 2 jemaah hamil di Asrama Haji, 20 pendamping jemaah, 1 jemaah wafat di daerah, 42 jemaah tunda dari daerah, 3 jemaah tunda Mecca Route, 42 jemaah praman kosong, 2 jemaah sakit di perjalanan, 2 jemaah perpindahan nomor urut, serta 23 jemaah perpindahan kloter.

Sementara itu, sebagai upaya pengoptimalan keterisian kursi penerbangan, PPIH melakukan mutasi masuk sebanyak 102 jemaah yang terdiri atas 34 jemaah dari daftar belum berkloter dan 68 jemaah dari perpindahan kloter lain. Hingga saat ini, jumlah open seat tercatat sebanyak 76 kursi.

“Optimalisasi pengisian kursi kosong terus dilakukan agar kapasitas penerbangan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan proses pemberangkatan jamaah tetap berjalan efektif,” ujar Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Mohammad As’adul Anam.

Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), sebanyak 105 kloter tercatat berangkat tepat waktu tanpa keterlambatan maupun percepatan jadwal.

“PPIH terus melakukan optimalisasi pengisian kursi kosong agar kapasitas penerbangan tetap maksimal dan pemberangkatan jamaah berjalan efektif,” tegas As’adul Anam.

PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan, keselamatan, serta kenyamanan jemaah selama proses operasional penyelenggaraan ibadah haji berlangsung.

“PPIH juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor, baik layanan transportasi, akomodasi, kesehatan, maupun penerbangan agar seluruh proses pemberangkatan berjalan tertib, aman, dan tepat waktu. Kondisi kesehatan jemaah juga terus menjadi perhatian utama,” tuturnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Asrama Haji Embarkasi Surabaya jemaah haji Ketik Haji Haji Ketik Kota Surabaya Info Surabaya Berita Surabaya