Gerak Cepat! Risna Widyawati Resmi Jabat Plh Kepala SMPN 18 Kota Malang, Fokus Pulihkan Sekolah Usai Dugaan Kekerasan

28 September 2026 15:31 28 Sep 2026 15:31

Lutfia Indah, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Gerak Cepat! Risna Widyawati Resmi Jabat Plh Kepala SMPN 18 Kota Malang, Fokus Pulihkan Sekolah Usai Dugaan Kekerasan

Plh Kepala SMPN 18 Kota Malang, Risna Widyawati (tengah) telah ditunjuk dan mulai bertugas memulihkan suasana aman dan nyaman di lingkungan sekolah. (Foto: Prokompim Kota Malang)

KETIK, MALANG – Plh Kepala SMPN 18 Kota Malang, Risna Widyawati telah resmi ditunjuk oleh Pemkot Malang dan memulai tugasnya mulai Senin, 28 September 2026. Ia mendapatkan amanah untuk fokus memulihkan suasana sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa, termasuk guru.

Penunjukannya sebagai Plh Kepala SMPN 18 Kota Malang tersebut menindaklanjuti dugaan kekerasan yang dilakukan oleh mantan kepala sekolah terhadap beberapa siswa. Oknum kepala sekolah tersebut kini telah diberhentikan dari jabatannya dan dinonaktifkan dalam tugas mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana menjelaskan Risna dinilai memiliki kompetensi yang mumpuni. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Plh SMPN 8 Kota Malang, dan sebelum menjadi Kepala SMPN 1 Kota Malang, ia juga menjalankan tugas serupa di SMPN 6 Kota Malang.

"Saat memimpin SMPN 1 juga difavoritkan masyarakat dengan heterogennya murid kita. Dengan penerimaan siswa baru sistem zonasi itu, dan beberapa tingkatan kan otomatis mereka lebih kredibel kan. Tidak pernah ada masalah di SMPN 1 yang berbagai permintaan wali murid dengan berbagai karakter dan tingkat perekonomiannya," ujarnya, Senin 28 September 2026.

Sementara itu, Risna menjelaskan tugas untuk memastikan budaya sekolah yang aman dan nyaman merupakan tanggungjawab yang diberikan oleh Kemendikdasmen RI. Untuk sementara ini, Risna mengaku akan berkantor di SMPN 18 Kota Malang hingga suasana kondusif.

"Sesuai dengan program dari Kemendikdasmen, bahwa saya harus memastikan bahwa sekolah ini memiliki budaya sekolah yang aman dan nyaman. Hari ini saya berkantor di sini, mungkin beberapa hari sampai suasana kondusif. Kalau sudah, karena Plh jadi harus membagi waktu dengan SMP Negeri 1 Kota Malang," ujarnya.

Di hari pertama bertugas, Risna mengaku akan melakukan koordinasi dengan staf dan guru. Termasuk menyampaikan pesan untuk mendidik dan mendisiplinkan siswa dengan menghindari bentuk kekerasan.

"Saya sendiri tidak suka dengan kekerasan. Jadi untuk mendisiplinkan anak, ya kita pakai yang namanya disiplin positif untuk anak-anak. Jadi bagaimana anak-anak itu menyadari kesalahannya dan mereka menemukan sendiri solusinya harus apa," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kota Malang Berita Kota Malang