Dourante v2.0 Digitalisasi Kamar Operasi RSUD Saiful Anwar, Percepat Respons Tim dan Tingkatkan Keselamatan Pasien

15 Agustus 2026 15:14 15 Agt 2026 15:14

Lutfia Indah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Dourante v2.0 Digitalisasi Kamar Operasi RSUD Saiful Anwar, Percepat Respons Tim dan Tingkatkan Keselamatan Pasien

RSSA Malang menghadirkan solusi digitalisasi kamar operasi melalui Dourante v2.0 untuk percepatan respon tim sekaligus meningkatkan keselamatan pasien. (Foto: RSSA Malang)

KETIK, MALANG – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar (RSSA) menghadirkan solusi digitalisasi kamar operasi melalui Dourante v2.0. Inovasi tersebut bermanfaat untuk mempercepat respons tim sekaligus meningkatkan keselamatan pasien.

Terlebih, Instalasi Kamar Operasi membutuhkan koordinasi yang baik, cepat, dan tepat agar pelayanan pembedahan semakin optimal. Melalui Dourante v2.0, proses pendaftaran, penjadwalan, hingga pelaporan dalam Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSSA dapat dilakukan secara digital.

Digitalisasi tersebut juga dapat menghindari potensi duplikasi data serta risiko kehilangan catatan medis penting yang dapat terjadi. Kondisi tersebut kerap menghambat efisiensi alur kerja di Instalasi Kamar Operasi (IKO) dan mengurangi transparansi informasi bagi keluarga pasien.

Seluruh tata kelola pembedahan di IKO dapat terpantau secara instan oleh seluruh pemangku kepentingan. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menjamin keselamatan pasien tetap berada pada standar tertinggi sesuai regulasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan standar WHO.

Operasional Dourante v2.0 dimulai dengan komponen pendaftaran, yakni entri data pasien oleh penanggung jawab praoperasi. Pada tahap ini, pasien masuk ke dalam jadwal Forbes harian tindakan pembedahan.

Setelah itu, penentuan utilitas kamar operasi dilakukan melalui koordinasi dokter dan kepala perawat kamar bedah. Kepala perawat pun membagi secara sistematis tugas kepada perawat scrub, anestesi, dan sirkuler. Tim farmasi secara otomatis mendapatkan informasi mengenai kebutuhan instrumen dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) yang harus dipersiapkan.

Melalui Dourante v2.0, diharapkan terdapat dampak signifikan terhadap pelayanan tindakan pembedahan di Instalasi Kamar Operasi. Tak hanya mempercepat respons tim, tetapi juga mengoptimalkan penggunaan kamar operasi.

Terlebih dengan digitalisasi, bagian tata usaha (TU) IKO dapat menerima langsung data billing sehingga dapat menekan kejadian billing yang tidak terentri. Dengan demikian, keselamatan pasien tetap berada pada standar tertinggi.

Tombol Google News

Tags:

RSSA Malang Dourante V2.0 Digitalisasi Layanan Iko Instalasi Kamar Operasi Iko Rssa Malang