KETIK, MALANG – Program Studi International Business Management (IBM) Universitas Ma Chung resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA).
Raihan ini menjadi penegasan bahwa kualitas pendidikan yang dibangun prodi tersebut tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga nyata terlihat melalui kiprah mahasiswa dan alumninya di dunia usaha maupun industri profesional.
Predikat tertinggi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan LAMEMBA Nomor 083/DE/A.5/Lamemba-U/V/2026 tentang Status Terakreditasi Unggul Program Studi Manajemen Program Sarjana Universitas Ma Chung, Kabupaten Malang, yang ditetapkan pada 21 Mei 2026. Status akreditasi itu berlaku selama lima tahun ke depan hingga 2031.
Ketua Program Studi International Business Management Universitas Ma Chung, Uki Yonda Asepta, S.E., M.M., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dipersiapkan secara serius sejak akhir tahun lalu.
“Prosesnya sudah dimulai sejak November lalu. Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim satgas dan semua elemen yang ada di Universitas Ma Chung,” ujarnya.
Menurut Uki, raihan Akreditasi Unggul bukan menjadi titik akhir perjalanan pengembangan prodi. Kedepan, pihaknya akan terus melakukan continuous improvement, termasuk memperluas jejaring internasional guna menghadirkan pengalaman belajar yang semakin kompetitif bagi mahasiswa.
Selama ini, Prodi International Business Management dikenal mengusung pendekatan pendidikan berbasis kewirausahaan. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori bisnis di ruang kelas, tetapi juga ditempa melalui mata kuliah entrepreneurship secara intensif selama enam semester penuh.
Selain itu, mahasiswa juga dipersiapkan menghadapi persaingan global melalui penguatan kemampuan trilingual, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin, disertai berbagai exposure internasional yang menunjang daya saing mereka di dunia profesional.
Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra M. Taneo, MS., M.Sc., menjelaskan bahwa semangat pendidikan di kampus tersebut sejak awal memang dibangun untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi Indonesia.
“Universitas Ma Chung didirikan pada tahun 2007 oleh alumni sekolah Ma Chung angkatan 1946–1966 dengan komitmen kuat untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di Indonesia,” katanya.
Pendekatan pendidikan tersebut tidak berhenti di ruang kelas. Dampaknya terlihat langsung dari kiprah para alumni yang kini ikut menggerakkan dunia usaha, khususnya di kawasan Malang Raya.
Sejumlah bisnis yang berkembang di kalangan anak muda diketahui lahir dari tangan lulusan Prodi International Business Management, mulai dari OURA Cafe & Restaurant, Roketto Coffee & Co, Pane è Pane, Kotask Kaffee Co, Vosco Coffee, hingga Mocha Reflexology dan UniTAG.
Keberhasilan itu menjadi bukti bahwa lulusan prodi tidak hanya mampu membangun usaha baru, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
Tidak hanya di bidang kewirausahaan, lulusan Prodi International Business Management juga menunjukkan daya saing di sektor korporasi profesional. Salah satunya ditunjukkan oleh alumnus Welliam Cung yang kini dipercaya menduduki posisi General Manager PT Sekar Laut Tbk melalui brand Finna.
Semangat kompetitif yang dibangun di lingkungan akademik itu kini juga tercermin pada mahasiswa aktif yang terus menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Beberapa mahasiswa tercatat berhasil terpilih sebagai Google Student Ambassador dan BCA Youth Ambassador, serta meraih penghargaan Best Presenter dalam berbagai konferensi ilmiah.
Rangkaian capaian tersebut menjadi penguat di balik diraihnya Akreditasi Unggul dari LAMEMBA. Pengakuan ini sekaligus menandai bahwa kualitas pendidikan, pengembangan karakter, serta dampak nyata yang dihasilkan mahasiswa dan alumni International Business Management Universitas Ma Chung terus bergerak sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan industri global. (*)
