KETIK, JEMBER – Penguatan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan transformasi sektor kehutanan yang adaptif dan berkelanjutan di Jawa Timur.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi, dalam kegiatan Pembinaan Pegawai yang digelar di Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Jember, Kabupaten Jember, pada Kamis, 16 April 2026.
Kegiatan ini melibatkan aparatur sipil negara (ASN) lingkup kehutanan dengan tujuan meningkatkan kapasitas, kinerja, serta kesiapan menghadapi era digitalisasi untuk mendorong kontribusi sektor kehutanan terhadap pembangunan daerah.
Sementara itu, Jumadi menekankan pentingnya peningkatan kapasitas ASN melalui penguatan kompetensi, kedisiplinan, serta penerapan sistem kerja berbasis indikator kinerja yang relevan.
"Tranformasi kehutanan harus dimulai dari SDM yang aktif, berbasis data, dan mampu menjawab tantangan ekonomi serta lingkungan secara seimbang," terangnya.
Sektor kehutanan juga diarahkan untuk memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui optimalisasi peran terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Selain itu, transformasi digital melalui Implementasi e-reporting serta pemanfaatan media sosial dinilai mampu mempercepat alur pelaporan, meningkatkan efisiensi kerja, sekaligus memperkuat transparansi informasi kepada publik.
Dengan mengedepankan sinergi, inovasi, serta budaya kerja yang berorientasi pada hasil, sektor kehutanan di Jawa Timur, diharapkan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.(*)
