Trump: Pangeran Mohammed bin Salman Mencium Pantat Saya

Editor: Muhammad Faizin

29 Mar 2026 08:00

Headline

Thumbnail Trump: Pangeran Mohammed bin Salman Mencium Pantat Saya
Presiden Donald Trump saat berpidato dalam Konferensi Future Investment Initiative di Florida (kiri) dan pemimpin de facto Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (kanan). (Kolase: Suara.com)

KETIK, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi terkait pernyataannya untuk negara mitra. Setelah sebelumnya memicu kontroversi dan suasana tidak nyaman saat berbicara di depan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, kali ini lontaran tajam Trump menyasar pemimpin Kerajaan Arab Saudi. 

Dalam sebuah acara penting yang dihadiri pemimpin bisnis dan elite internasional, pidato Donald Trump menuai sorotan global karena dinilai merendahkan pemimpin de facto Arab Saudi, Mohammed bin Salman, yang selama ini dikenal sebagai sekutu strategis Washington. Ironisnya, acara tersebut disponsori oleh Arab Saudi,

Mengutip laporan The Wire melalui Suara.com -jejaring media Ketik.com- pada Sabtu, 28 Maret 2026, Trump melontarkan pernyataan kontroversial saat berpidato dalam konferensi Future Investment Initiative di Florida. Dalam kesempatan itu, ia menyinggung hubungan erat antara Amerika Serikat dan negara-negara Arab dalam konflik yang sedang berlangsung melawan Iran.

Namun, perhatian utama tertuju pada cara Trump menggambarkan relasinya dengan Putra Mahkota Saudi. Ia mengklaim bahwa Mohammed bin Salman pada akhirnya tunduk pada pengaruh Amerika Serikat di bawah kepemimpinannya.

Baca Juga:
Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

“Dia tidak menyangka ini akan terjadi … dia tidak menyangka akan mencium pantat saya … dia pikir itu hanya akan menjadi presiden Amerika lainnya yang pecundang … tapi sekarang dia harus bersikap baik kepada saya,” ujar Trump saat mengisahkan apa yang disebutnya sebagai percakapan pribadi dengan sang pangeran terkait kebangkitan posisi global AS.

Trump juga menyebut bahwa Mohammed bin Salman mengakui perubahan signifikan dalam posisi tawar Amerika Serikat di dunia internasional. Ia menirukan ucapan sang putra mahkota:

“Dia berkata, Anda tahu, ini luar biasa … setahun yang lalu, Anda adalah negara yang mati. Sekarang, Anda benar-benar negara paling panas di mana pun di dunia,” kata Trump.

Kendati menggunakan diksi yang terkesan tajam, Trump tetap menyelipkan pujian kepada Mohammed bin Salman. Ia menyebutnya sebagai figur hebat dan petarung, serta menilai kepemimpinannya membanggakan bagi Arab Saudi.

Baca Juga:
Perang Iran jadi Ajang Perebutan Migas, Indonesia Perlu Percepat Transisi Energi Alternatif

Ketegangan Kawasan dan Peran Negara Teluk

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah. Sejak akhir Februari, operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menargetkan fasilitas militer serta nuklir Iran dalam serangkaian serangan besar.

Iran kemudian merespons dengan memperluas jangkauan serangan menggunakan rudal dan drone, tidak hanya ke Israel, tetapi juga ke sejumlah wilayah Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Dalam pidatonya, Trump menegaskan bahwa negara-negara Teluk berada di barisan yang sama dengan Amerika Serikat. Ia menyebut Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Kuwait sebagai pihak yang turut mendukung.

“Arab Saudi bertempur, Qatar bertempur, UEA bertempur, Bahrain bertempur, dan Kuwait bertempur,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa mereka berada di pihak yang sama.

Meski demikian, secara terbuka negara-negara Teluk tetap menunjukkan sikap hati-hati. Mereka berupaya menghindari dampak lebih luas, termasuk potensi serangan balasan Iran serta gangguan terhadap stabilitas energi global, khususnya di jalur strategis seperti Selat Hormuz.

Sejumlah laporan juga mengindikasikan bahwa di balik layar, beberapa negara Teluk seperti Arab Saudi dan UEA tetap mendorong langkah tegas terhadap Iran, terutama untuk melemahkan kapasitas militernya.

Dalam kesempatan yang sama, Trump turut melontarkan kritik kepada sekutu tradisional Amerika Serikat di Eropa. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap NATO yang dinilai tidak memberikan dukungan nyata dalam konflik tersebut.

“Kami sangat kecewa … dengan NATO. Mereka tidak datang membantu kami,” ujarnya.

Trump bahkan menilai peran negara-negara Arab dalam situasi ini lebih signifikan dibandingkan NATO. Ia juga menyinggung bahwa kedekatan politik tersebut diperkuat oleh hubungan ekonomi, termasuk investasi besar dari Arab Saudi serta kerja sama di sektor pertahanan. (*)

Baca Sebelumnya

Dugdug Kampoeng Barisan Reng Manggis Tampil Memukau di Parade Daul Combodug 2026 Sampang

Baca Selanjutnya

Prakiraan Cuaca Hari Ini 29 Maret 2026: Jakarta, Lampung, Bengkulu & Jambi Berawan

Tags:

Donald Trump Mohammed bin Salman Arab Saudi Amerika Serikat NATO Timur Tengah negara Teluk Perang Iran

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

15 April 2026 05:08

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H