Tiba di Beijing, Trump Minta China Lebih Terbuka untuk Perusahaan AS

13 Mei 2026 23:04 13 Mei 2026 23:04

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Tiba di Beijing, Trump Minta China Lebih Terbuka untuk Perusahaan AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Presiden China Xi Jinping (kanan). (AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

KETIK, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah tiba di Beijing, Rabu, 13 Mei 2026.

Dalam kunjungannya ke China, Trump meminta pemerintah China membuka ruang yang lebih luas bagi perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat untuk berkembang di pasar Negeri Tirai Bambu.

Permintaan itu disampaikan Trump menjelang pertemuan penting dengan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung Kamis, 14 Mei 2026.

Melalui unggahan di media sosial saat perjalanan menuju Beijing, Trump menyebut dirinya akan meminta Xi agar China lebih terbuka terhadap inovasi dan investasi dari perusahaan-perusahaan Amerika Serikat.

“Saya akan meminta Presiden Xi, seorang pemimpin dengan reputasi luar biasa, untuk ‘membuka’ China agar orang-orang brilian ini dapat menunjukkan kemampuan mereka,” tulis Trump.

Kunjungan Trump kali ini tidak hanya bernuansa diplomatik, tetapi juga sarat kepentingan bisnis dan teknologi.

Dalam rombongan presiden AS itu turut hadir sejumlah tokoh penting industri teknologi Amerika, termasuk CEO Nvidia Jensen Huang serta pemilik Tesla dan SpaceX, Elon Musk.

Kehadiran para petinggi industri tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa Washington ingin memperkuat akses bisnis dan teknologi Amerika di tengah ketatnya persaingan ekonomi global dengan China.

Setibanya di Beijing, Trump mendapat penyambutan resmi dari pemerintah China.

Karpet merah, pasukan kehormatan militer, marching band, hingga ratusan pemuda China yang mengibarkan bendera kedua negara turut memeriahkan kedatangan presiden AS tersebut.

Trump disambut langsung oleh Wakil Presiden China Han Zheng bersama sejumlah pejabat tinggi pemerintah China dan perwakilan diplomatik kedua negara.

Menurut laporan Associated Press, agenda utama pertemuan Trump dan Xi akan berlangsung pada Kamis.

Selain pembicaraan bilateral, kedua pemimpin juga dijadwalkan mengunjungi Kuil Surga dan menghadiri jamuan kenegaraan resmi.

Sebelum berangkat dari Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa hubungan Amerika Serikat dan China tetap menjadi salah satu hubungan paling penting di dunia.

“Kami adalah dua negara adidaya,” ujar Trump kepada wartawan.

Ia juga menyatakan optimistis hubungan Washington dan Beijing akan tetap berjalan baik dalam beberapa dekade mendatang meski persaingan ekonomi dan teknologi terus berlangsung.(*)

Tombol Google News

Tags:

Donald Trump Xi Jinping beijing China Amerika Serikat Elon Musk NVIDIA Tesla Space X Hubungan As-china Ekonomi global Berita Beijing Info Beijing