Tahun Baru Hijriah, WQCF Ajak Umat Jadikan Al-Qur’an sebagai Sistem Operasi Keluarga

16 Juni 2026 20:50 16 Jun 2026 20:50

Niesky Hafur, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Tahun Baru Hijriah, WQCF Ajak Umat Jadikan Al-Qur’an sebagai Sistem Operasi Keluarga

Ustadz Bachtiar Nasir di acara World Qur'an Civilization Forum (WQCF) digelar Exhibition Hall Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa, 16 Juni 2026 ( Foto : Niesky /Ketik )

KETIK, JAKARTA – Bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, perhelatan akbar berskala internasional World Qur'an Civilization Forum (WQCF) digelar Exhibition Hall Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa, 16 Juni 2026.

Pada penyelenggaraan perdana ini, WQCF mengangkat tema “Establishing the Quran as the Operating System of Family atau menjadikan Al-Qur’an sebagai sistem operasi keluarga.

Forum ini membahas penguatan fondasi keluarga sebagai institusi pertama pembentuk karakter manusia. Selain itu, sebagai pilar utama lahirnya peradaban Islam yang kuat di tengah derasnya arus digitalisasi serta perubahan budaya global.

Pendiri World Quranic Civilization Forum (WQCF), Bachtiar Nasir, mengatakan  Al-Qur’an menjadi faktor utama dalam kehidupan keluarga.

“Al Quran harus menjadi operating system keluarga dan untuk menata peradaban besar  bisa dimulai dari rumah masing – masing terlebih pas momennya saat tahun baru hijriah ini,”ucap Bachtiar Nasir dalam penyampaiannya di sela- sela acara .

Mubaligh yang biasa disapa UBN ini menambahkan, bahwa momentum 1 Muharram 1448 H merupakan waktu terbaik bagi keluarga Muslim untuk bermigrasi dan melakukan kalibrasi iman.

Selain itu,  forum ini hadir sebagai otokritik sekaligus solusi nyata atas disrupsi moral generasi muda dan tergerusnya nilai-nilai keluarga saat ini. “Acara ini sebagai langkah untuk menangkal serangan moral genarasi saat ini yang masiv terjadi secara online,”tambahnya.

UBN menjelaskan untuk tahun mendatang, acara  WQCF ini akan dirancang sebagai forum tahunan berskala internasional yang menghadirkan para tokoh Al-Qur’an dari berbagai negara.

Menurutnya, penyelenggaraan perdana ini merupakan langkah awal untuk membangun agenda peradaban Al-Qur’an yang lebih besar di masa mendatang.

Dirinya berharap forum tersebut dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang berlangsung lebih lama, bahkan hingga satu pekan. “Tahun ini hanya satu hari. Insya Allah tahun depan bisa berlangsung empat hari hingga satu pekan agar manfaatnya lebih terasa dan program-programnya dapat lebih komprehensif,” katanya.

Diakhir pemaparannya, UBN menyebut bahwa dua pesan utama WQCF 1448 H adalah menjadikan Al-Qur’an sebagai sistem operasi kehidupan dan sebagai panduan memahami hukum-hukum Allah yang mengatur perjalanan individu, keluarga, maupun peradaban.

“Dua rekomendasi penting forum ini adalah menjadikan Al-Qur’an sebagai operating system kehidupan dan sebagai panduan memahami sunnatullah dalam membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Menghadirkan Tokoh dan Pakar Internasional

Foto Para pembicara di acara  internasional di acara World Qur'an Civilization Forum (WQCF) digelar Exhibition Hall Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa, 16 Juni 2026.Para pembicara di acara internasional di acara World Qur'an Civilization Forum (WQCF) digelar Exhibition Hall Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa, 16 Juni 2026.

Selain pemaparan dari UBN, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh media, ulama, dan akademisi terkemuka dari berbagai belahan dunia.

Diantaranya Prof. Dr. Sami Muhammad Rabie Al-Sharif (Mesir) Pakar media dan Sekjen Association of Islamic Universities.Prof. Dr. Ahmad Isa Al Masarawy (Mesir): Tokoh Al-Qur'an Internasional.Prof. Dr. Euis Sunarti, M.Si. (IPB): Ahli ketahanan keluarga.Assoc. Prof. Dr. Raudlotul Firdaus (Malaysia) Akademisi IIUM serta Prof. Dr. Muhammad Khair Al Ghabani (Suriah) Ketua Asosiasi Universitas Internasional Suriah.(*)

Tombol Google News

Tags:

UBN WQCF 1 Muharram 1448 Bachtiar Nesir Bachtiar Nasir World Quranic Quran Civilization Tahun baru Muharram 1448 Smesco Indonesia Jakarta Selatan Ketahanan Keluarga peradaban Islam Al Qur'an forum internasional info jakarta Berita Jakarta