KETIK, BONDOWOSO – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember bersiap menggelar Temu Alumni yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026. Acara ini akan digelar di Aula Gedung Kuliah Terpadu (GKT) lantai 3 kampus setempat mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 1.000 alumni dari berbagai generasi. Mereka berasal dari masa ketika kampus masih berstatus STAIN, kemudian IAIN, hingga kini menjadi UIN KHAS Jember, dengan peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri.
Temu Alumni ini menjadi langkah strategis yang digagas Ikatan Alumni UIN KHAS Jember untuk memperkuat hubungan antaralumni sekaligus membangun jejaring yang lebih luas lintas angkatan.
Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi Alumni untuk Kampus Berdampak”, kegiatan tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai ajang temu kangen, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat kolaborasi antara alumni dan almamater.
Sejak berdiri pada tahun 1965, kampus ini telah melahirkan banyak lulusan yang kini berkiprah di berbagai sektor. Melalui pertemuan ini, para alumni diharapkan dapat kembali menjalin kedekatan dengan kampus.
Serta ikut berperan dalam mendukung visi UIN KHAS Jember menjadi perguruan tinggi Islam unggulan di Asia Tenggara pada tahun 2045 berbasis kearifan lokal.
Berbagai rangkaian acara telah disiapkan panitia, mulai dari seminar alumni, sesi berbagi pengalaman, dialog interaktif dengan pimpinan kampus, hingga testimoni alumni inspiratif. Selain itu, kegiatan juga akan dimeriahkan dengan penampilan alumni serta kehadiran bintang tamu.
Acara akan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu kebangsaan dan mars kampus. Setelah itu, akan disampaikan sambutan dari ketua panitia, perwakilan alumni, serta arahan dari rektor sebelum memasuki sesi dialog.
Pada kesempatan tersebut juga akan diluncurkan program beasiswa alumni sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa sekaligus upaya memperluas akses pendidikan.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga akan diisi dengan Ikrar Cinta Damai, yang menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan di tengah keberagaman.
Panitia menyatakan bahwa seluruh persiapan telah dimatangkan, mulai dari teknis pelaksanaan hingga dukungan sistem digital guna mengakomodasi jumlah peserta yang besar.
Melalui temu alumni ini, hubungan antara lulusan dan kampus diharapkan tidak hanya sebatas nostalgia, tetapi berkembang menjadi sinergi jangka panjang yang mampu mendorong kemajuan institusi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(*)
