WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Editor: Muhammad Faizin

12 Apr 2026 11:00

Thumbnail WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan
ASN Pemkot Surabaya WFH setiap hari Jumat. (Foto: Laman Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dinilai berpotensi berjalan efektif selama didukung sistem kerja yang terukur dan budaya kerja mandiri. Jika tidak, maka akan terjadi sebaliknya. 

Dosen Manajemen Kebijakan Publik dari Universitas Gadjah Mada, Agustinus Subarsono, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur teknologi menjadi faktor utama keberhasilan kebijakan tersebut.

Menurutnya, jaringan yang stabil akan menunjang pelaksanaan kerja jarak jauh sekaligus mendorong disiplin ASN dalam menyelesaikan tugas tanpa ketergantungan penuh pada arahan atasan.

“Ketika budaya kerja masih bergantung pada perintah atasan (Juknis) dan belum mandiri, maka WFH akan berpotensi mengurangi produktivitas kinerja karena aparatur sipil negara nantinya akan fokus ke pekerjaan domestics atau pekerjaan rumah,” jelasnya, Minggu, 12 April 2026. 

Baca Juga:
WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

Ia menilai, pemerintah perlu menerapkan sistem kerja berbasis output agar kinerja tetap terukur. Penggunaan instrumen seperti timesheet, laporan kerja berkala, hingga rapat daring secara rutin dinilai penting untuk menjaga produktivitas.

Selain itu, evaluasi berkala juga harus dilakukan dengan indikator yang jelas. Subarsono menyebut, keberhasilan WFH dapat diukur dari capaian target kerja, ketepatan waktu penyelesaian tugas, kualitas hasil pekerjaan, serta partisipasi ASN dalam aktivitas digital.

“Ada indikator yang menentukan suatu kebijakan itu efektif atau tidak. Indikator-indikator evaluasi kebijakan WFH yang bisa dilakukan pemerintah antara lain capaian target secara kuantitas, ketepatan waktu, kualitas hasil kerja, serta tingkat partisipasi dan kecepatan respons dalam kegiatan daring,” ujarnya.

Dalam aspek kepemimpinan, ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis kepercayaan atau trust-based leadership. Model kepemimpinan ini diyakini mampu mendorong ASN bekerja lebih mandiri dan bertanggung jawab.

Baca Juga:
'Gas!' Lagu Milik FSTVLST yang Ajarkan Bangkit dari Keterpurukan, Begini Liriknya!

“Kalau dalam kaitannya dengan leadership, khususnya gaya kepemimpinan yang dibutuhkan selama WFH adalah trust-based leadership atau kepemimpinan yang berbasis kepercayaan, bahwa ASN mau dan mampu melakukan bekerja secara mandiri,” katanya.

Dengan penerapan sistem yang tepat, kebijakan WFH dinilai tidak hanya menjaga produktivitas, tetapi juga berpotensi meningkatkan efisiensi kerja di lingkungan pemerintahan. (*)

Baca Sebelumnya

Ancelotti Beri Sinyal Ajak Neymar Gabung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026

Baca Selanjutnya

Ini Daftar Skuad Timnas Badminton Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026

Tags:

WFH ASN Kebijakan Pemerintah produktivitas ASN sistem monitoring kerja UGM efisiensi kerja evaluasi WFH Yogyakarta

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

12 April 2026 09:40

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

12 April 2026 08:21

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar