Wacana Belajar Online Batal, Mendikdasmen Tegaskan Siswa Wajib Masuk Sekolah Usai Lebaran

26 Maret 2026 17:15 26 Mar 2026 17:15

Thumbnail Wacana Belajar Online Batal, Mendikdasmen Tegaskan Siswa Wajib Masuk Sekolah Usai Lebaran

Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat pemaparan pada seminar internasional di Universitas Brawijaya. (Foto: Aris/Ketik.com)

KETIK, JAKARTA – Teka-teki mengenai mekanisme kegiatan belajar mengajar (KBM) pasca-Libur Idulfitri 1447 Hijriyah akhirnya terjawab. Pemerintah resmi membatalkan wacana pembelajaran daring maupun hybrid (gabungan luring dan daring). Seluruh siswa diinstruksikan untuk kembali ke bangku sekolah secara tatap muka penuh.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan aspek akademis serta penguatan pendidikan karakter yang dinilai lebih optimal melalui interaksi langsung.

"Berdasarkan hasil rapat lintas kementerian pada 23 Maret, pembelajaran di sekolah dilaksanakan sebagaimana biasa. Pertimbangannya adalah capaian akademik dan penguatan karakter murid," ujar Abdul Mu’ti di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Cegah Learning Loss

Senada dengan Mendikdasmen, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menyatakan bahwa meski sempat muncul diskusi terkait metode hybrid, pemerintah menilai saat ini tidak ada urgensi untuk menerapkan pola tersebut.

Prioritas utama pemerintah saat ini adalah memacu kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis seperti revitalisasi sekolah hingga Sekolah Unggul Garuda.

Pratikno menekankan bahwa proses pembelajaran tidak boleh kendur agar tidak memicu fenomena learning loss atau penurunan capaian belajar bagi para siswa.

"Pendidikan adalah prioritas luar biasa Bapak Presiden. Kita harus mempercepat peningkatan kualitas, baik di bawah Kemendikdasmen, Kemenag, maupun Kemendiktisainstek. Maka dari itu, proses belajar harus tetap optimal secara luring," tegas mantan Mensesneg tersebut.

Tak hanya sektor pendidikan, Pratikno juga memastikan bahwa layanan medis esensial tetap beroperasi normal sepenuhnya untuk mendukung mobilitas masyarakat yang kembali beraktivitas pasca-lebaran.

Dengan keputusan ini, para orang tua diimbau untuk mempersiapkan putra-putrinya kembali ke rutinitas sekolah tanpa ada perubahan jadwal maupun metode pembelajaran. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mendikdasmen belajar online Abdul Mu’ti Kemendikdasmen Perang Iran efisiensi bbm