KETIK, LOMBOK TENGAH – Pesona Pertamina Mandalika International Circuit benar-benar menjadi magnet utama bagi wisatawan selama libur Idul Fitri 1447 Hijriyah. Meski sempat dijadwalkan tutup, tingginya animo masyarakat memaksa pengelola membuka kembali kawasan sirkuit lebih awal pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026).
Data yang dihimpun menunjukkan lonjakan kunjungan yang signifikan. Pada Minggu (22/3/2026), tercatat lebih dari 750 pelancong memadati lintasan. Angka tersebut meroket pada Senin (23/3/2026) dengan kehadiran 850 pengunjung yang datang dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria mengungkapkan, pembukaan mendadak ini merespons antusiasme warga yang ingin merasakan atmosfer sirkuit internasional. "Antusiasme ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pengalaman berkesan di Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan," ujarnya kemarin.
Promo Tiket dan Pengalaman Lintasan
Untuk memanjakan pengunjung, pengelola menebar promo khusus program Lampaq (berkeliling menggunakan trailer). Harga tiket dipangkas dari Rp75.000 menjadi Rp50.000 per orang yang berlaku hingga 29 Maret mendatang.
Tak hanya berkeliling, wisatawan juga menjajal program track experience dan taxi ride untuk merasakan sensasi aspal sirkuit secara langsung. Beberapa pengunjung bahkan memanfaatkan lintasan untuk olahraga santai hingga berkendara dengan kendaraan pribadi.
Pujian dari Surabaya hingga Ceko
Kualitas lintasan Mandalika menuai pujian dari para pelancong. Rio, wisatawan asal Surabaya yang datang membawa motor lawasnya, mengaku terkesan dengan kondisi sirkuit. "Sangat oke, track-nya halus dan layak untuk kelas internasional. Mantap Mandalika," cetusnya.
Senada dengan Rio, Clara, wisatawan asal Republik Ceko, menyoroti perpaduan apik antara teknologi dan alam. "Sangat menarik melihat bagaimana alam bisa terhubung dengan sesuatu yang baru seperti sirkuit ini," ungkapnya.
Priandhi berharap tren positif ini tidak hanya menghidupkan kawasan sirkuit, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata masyarakat di sekitar kawasan Mandalika.(*)
