Ternyata Ibu Rumah Tangga Boleh Cicipi Masakan saat Puasa, Asal Begini

4 Maret 2026 03:00 4 Mar 2026 03:00

Thumbnail Ternyata Ibu Rumah Tangga Boleh Cicipi Masakan saat Puasa, Asal Begini

Seorang ibu rumah tangga mencicipi masakan dengan hati-hati saat menyiapkan hidangan berbuka puasa di bulan Ramadan. (Ilustrasi: Dina Elwarda/Ketik.com)

KETIK, JAKARTA – Memasak saat berpuasa kerap menimbulkan kebimbangan bagi masyarakat yang menyiapkan hidangan berbuka.

Di satu sisi, umat Muslim tidak diperbolehkan makan atau minum selama puasa.

Namun di sisi lain, muncul pertanyaan, bagaimana cara memastikan rasa masakan sudah pas? Apakah mencicipi makanan saat berpuasa diperbolehkan?

Hal ini sempat dibahas oleh Lora Anwar Musyaddat melalui akun TikTok @loraanwarmusyaddat pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Dalam konten tersebut, ia menegaskan bahwa mencicipi makanan tidak membatalkan puasa selama tidak ditelan.

Ia menjelaskan bahwa indra perasa berada di lidah, sehingga selama makanan yang dicicipi hanya disentuhkan ke lidah lalu dibuang dan tidak masuk ke tenggorokan, maka puasa tetap sah.

“Makanya ibu-ibu kalau misalkan mencicipi makanan yang penting tidak ditelan, itu tidak batal. Tidak apa-apa kalau memang ada hajat,” tegasnya.

Namun, ia menambahkan bahwa jika mencicipi makanan dilakukan tanpa adanya kebutuhan atau hajat, maka hukumnya menjadi makruh.

“Jadi syaratnya ada dua. Kalau menjadi batal itu jika dimasukkan dan ditelan,” pungkasnya dalam video tersebut.

Pembahasan serupa juga disampaikan oleh Rizqi Asfianudin melalui akun TikTok @rizqi_asfianudin pada Minggu, 1 Maret 2026.

Dalam video singkatnya, ia merujuk pada kitab Riyadhul Badi’ halaman 61 terkait hukum mencicipi makanan saat berpuasa.

Menurut keterangan dalam kitab tersebut, mencicipi makanan atau minuman saat berpuasa dimakruhkan apabila dilakukan tanpa hajat karena berpotensi merusak atau bahkan membatalkan puasa.

Namun, bagi tukang masak atau ibu yang menyiapkan hidangan untuk keluarga, aktivitas tersebut tidak termasuk perbuatan yang dimakruhkan selama tidak ditelan.

“Intinya mencicipi makanan itu tidak membatalkan, karena memang hanya sampai kepada indra perasa, kecut, manis, asin dan lain sebagainya,” jelasnya.

Dengan demikian, mencicipi makanan saat berpuasa diperbolehkan selama dilakukan untuk keperluan memasak dan tidak sampai ditelan.

Ketentuan ini memberikan kemudahan bagi ibu rumah tangga maupun juru masak dalam memastikan kualitas hidangan berbuka tanpa mengurangi keabsahan puasa.

Sebaliknya, jika dilakukan tanpa tujuan yang jelas, maka hukumnya makruh.(*)

Tombol Google News

Tags:

mencicipi makanan puasa Mencicipi saat puasa Ramadan puasa Ramadan Hukum puasa Mencicipi Makanan Saat Puasa Ramadan 2026 Lora Anwar Musyaddat Rizqi Asfianudin Fikih Puasa Riyadhul Badi’ Puasa dan Memasak Hukum Makruh Kajian Islam ibadah Ramadan tips puasa