KETIK, SURABAYA – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMAN 7 Surabaya pada Selasa, 28 April 2026. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap kedisiplinan sekolah sekaligus apresiasi atas komitmen dalam mengurangi sampah plastik.
Sidak tersebut juga bertujuan memastikan proses pembelajaran berjalan optimal, serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan melalui berbagai program pengurangan plastik.
Dalam kunjungannya, Kadindik Jatim meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, serta kondisi lingkungan sekolah. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa SMAN 7 Surabaya telah melakukan langkah konkret dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Upaya ini patut diapresiasi. Pengurangan sampah plastik tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar lebih peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada upaya sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif. Lingkungan yang bersih dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung konsentrasi dan semangat belajar siswa.
Baca Juga:
Kadindik Jatim Buka Peningkatan Kompetensi Guru IT Network System Administration, Dorong Penguatan Skill dan Daya Saing Lulusan SMKIa juga mendorong sekolah untuk terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
“Lingkungan yang baik perlu diimbangi dengan pembelajaran yang terus berkembang, agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.
Upaya menjaga kebersihan lingkungan dan peningkatan kualitas pembelajaran diharapkan dapat berjalan seiring, sehingga mampu mencetak generasi yang berkarakter dan berdaya saing.(*)