Salat sebagai Cerminan untuk Bertaubat, Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

6 Maret 2026 06:40 6 Mar 2026 06:40

Thumbnail Salat sebagai Cerminan untuk Bertaubat, Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Seseorang sedang bersujud (Desain: Muhammad Roihan / ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Bulan suci Ramadan menjadi momentum terbaik bagi umat Islam untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui tobat yang sungguh-sungguh. Pada bulan yang penuh ampunan ini, setiap muslim dianjurkan menyadari kesalahan, menyesali dosa, serta berkomitmen memperbaiki diri agar memperoleh rahmat dan pengampunan dari Allah.

Tobat di bulan Ramadan tidak hanya sebatas mengucapkan istighfar. Lebih dari itu, tobat harus diwujudkan dengan memperbaiki kualitas ibadah, meninggalkan perbuatan maksiat, serta meminta maaf kepada sesama atas kesalahan yang pernah dilakukan.

Melalui video yang diunggah di kanal YouTube Adi Hidayat Official, Ustadz Adi Hidayat mengajak umat Islam memanfaatkan bulan Ramadan sebagai kesempatan emas untuk bertobat secara sungguh-sungguh.

Dalam penjelasannya, Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa tobat yang benar tidak cukup hanya dengan ucapan istighfar. Tobat harus melalui proses yang utuh, dimulai dari kesadaran atas kesalahan yang dilakukan hingga munculnya penyesalan yang mendalam.

Menurutnya, salah satu bentuk dosa yang sering dilakukan manusia adalah dosa seorang hamba kepada Tuhannya, terutama ketika mengabaikan perintah-perintah yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.

Ia mencontohkan kewajiban ibadah seperti salat dan puasa. Jika seorang muslim meninggalkan salat atau tidak menjalankan puasa Ramadan tanpa alasan yang dibenarkan, maka hal tersebut dapat menjadi dosa besar.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa salah satu cara untuk memperbaiki diri dan bertobat adalah dengan menjalankan salat secara konsisten. Sebab, di dalam salat terdapat banyak doa yang berisi permohonan ampun kepada Allah SWT.

Hal itu juga dijelaskan dalam Surah Hud ayat 114 yang artinya, “Dirikanlah salat pada kedua ujung siang dan pada bagian permulaan malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan kesalahan-kesalahan.”

Ia menegaskan bahwa salat memiliki peran penting dalam menghapus dosa.

“Salat-salat yang engkau kerjakan, mulai dari Subuh, Zuhur, Asar, Magrib hingga Isya, bahkan salat-salat sunah, merupakan amal baik yang bernilai pahala dan berpotensi menggugurkan dosa,” jelasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Cara bertaubat menurut ustadz adi hidayat kajian ustadz adi hidayat tentang bertaubat Sholat sebagai cerminan untuk bertaubat kajian cara bertaubat kajian ramadhan cara bertaubat ustadz adi hidayat