KETIK, SITUBONDO – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melaksanakan rapat koordinasi (rakor) APBDes Tahun Anggaran 2026 sekaligus menggelar halalbihalal bersama Bupati dan Wakil Bupati Situbondo serta kepala desa dan camat se-Kabupaten Situbondo, Kamis, 26 Maret 2026.
Halalbihalal yang berlangsung di Pendopo Rakyat Situbondo tersebut digelar secara sederhana, namun penuh makna. “Kegiatan ini digagas oleh Bapak Bupati Situbondo agar dilaksanakan rapat koordinasi APBDes Tahun Anggaran 2026 sekaligus halalbihalal,” jelas Moh. Imam Darmaji, Kepala DPMD Kabupaten Situbondo.
Lebih lanjut, Imam Darmaji dalam sambutannya mengatakan, dari 132 desa dan 4 kelurahan yang diundang, sebanyak 90 kepala desa hadir dalam kegiatan ini. Sementara itu, para camat juga turut hadir dalam rakor APBDes Tahun Anggaran 2026 dan halalbihalal tersebut. “Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran kepala desa dan para camat dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dalam arahannya menjelaskan secara panjang lebar tentang pemerintahan desa dalam mengambil langkah cepat menangani keluhan masyarakat terkait jalan rusak, lampu penerangan, dan kesehatan.
“Dalam menangani hal tersebut, kita sedang membentuk tiga satuan tugas (satgas) khusus yang akan bergerak cepat menambal jalan berlubang, memperbaiki lampu penerangan, dan mempercepat penanganan kesehatan,” kata Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio di hadapan kepala desa dan camat se-Kabupaten Situbondo.
Tak hanya itu, Mas Rio juga menegaskan bahwa bupati, wakil bupati, serta kepala desa merupakan insan politik karena dipilih oleh masyarakat. Oleh karena itu, konsekuensinya harus siap menerima sanjungan maupun caci maki dari masyarakat.
“Dalam konteks insan politik tersebut, selalu ada perbedaan yang harus kita hadapi. Karena dalam kepemimpinan di dunia ini tidak ada yang sempurna, kecuali Nabi Muhammad SAW. Kita tidak akan bisa memuaskan seluruh keinginan masyarakat, karena cara pandang kita dengan masyarakat berbeda,” jelas Mas Rio.
Perbedaan itu masih dalam keadaan normal ketika masih dibungkus dengan kepentingan masyarakat. “Dalam hal ini, saya mewakili jajaran birokrasi Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo mengajak seluruh kepala desa untuk terus menguatkan kolaborasi demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Situbondo,” ucapnya.
Saat ini, lanjut Bupati Situbondo, pihaknya sedang memperkuat posisi para camat yang sehari-hari berkomunikasi dengan kepala desa. “Contohnya, dalam perumusan APBDes, kepala desa dan camat harus bersama-sama. Untuk itu, pemerintah menyiapkan anggaran bagi camat agar perannya semakin kuat di mata para kades,” tuturnya.
“Saya berharap kepada seluruh kepala desa se-Kabupaten Situbondo, ketika ada persoalan jangan langsung menghadap ke saya, tetapi harus dirembukkan terlebih dahulu oleh camat. Sebab, camat mempunyai peran penting dalam berbagai hal di wilayahnya masing-masing,” kata Mas Rio.
Selain itu, camat juga diminta membuat konstruksi APBDes sesuai dengan visi dan misi Situbondo Naik Kelas. “Saya berharap seluruh kepala desa mau merumuskan visi dan misi Situbondo Naik Kelas bersama camat. Dan bagi kepala desa yang tidak mau diajak koordinasi, jangan dipaksa, tinggalkan saja,” tegas Bupati Situbondo.
Bupati Situbondo juga meminta para camat se-Kabupaten Situbondo memiliki peta jalan-jalan yang rusak di wilayahnya masing-masing. “Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak sedikit-sedikit melapor atau mengunggah persoalan kecil maupun besar di media sosial. Para camat dan kepala desa harus mengambil langkah cepat dalam menghadapi persoalan yang ada di arus paling bawah, yakni masyarakat,” pinta Bupati Situbondo kepada camat dan kepala desa.
Menurut Bupati Situbondo, persoalan infrastruktur jalan menjadi salah satu keluhan terbanyak dari masyarakat. Karena itu, penanganannya harus cepat dan diprioritaskan. Pemkab Situbondo juga berupaya memanfaatkan sumber daya yang tersedia.
Dalam kesempatan itu, Bupati Situbondo Mas Rio juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepala desa dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita tingkatkan sinergi antara pemkab dengan kepala desa demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Situbondo, walaupun di bawah tekanan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat. Saya dan Mbak Ulfi akan terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan pembangunan di Kabupaten Situbondo tercinta ini,” tegas Bupati Situbondo, Mas Rio. (*)
