KETIK, SITUBONDO – Arus balik pemudik dari Kepulauan Madura di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur sudah mulai berdatangan. Terpantau, beberapa kapal dari Kepulauan Madura menurunkan ratusan penumpang, di Pelabuhan Jangkar Situbondo, Selasa, 24 Maret 2026.
KMP Darma Kartika dari Pulau Raas Kabupaten Sumenep menurunkan 254 penumpang di Pelabuhan Jangkar Situbondo. "Hari ini ada peningkatan jumlah penumpang kapal yang turun di Pelabuhan Jangkar," kata Kepala KSOP Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto.
Dalam beberapa hari terakhir ini, jumlah penumpang kapal feri dari kepulauan Madura yang turun di Pelabuhan Jangkar terus bertambah seiring berakhirnya masa libur Idulfitri. “Tren kenaikan penumpang kapal tahun ini sama dengan tahun lalu, yakni sekitar 15 persen,” kata Herland.
Tak hanya itu yang disampaikan Herland, Kepala KSOP Kelas IV Panarukan, namun dia memprediksi puncak arus balik mudik akan terjadi pada 29 hingga 30 Maret 2026. “Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik mudik dari Kepulauan Madura, KSOP bersama operator pelayaran terus memperketat pengawasan dan memastikan kelancaran operasional di lapangan, termasuk aspek keselamatan,” terang Herland.
Pergerakan arus balik mudik Lebaran di Pelabuhan Jangkar Situbondo, kata Herland, sudah terjadi sejak kemarin malam. “Petugas gabungan pengamanan di Pelabuhan Jangkar memastikan pergerakan masyarakat yang akan kembali ke asal perantauannya masing-masing berlangsung aman dan kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Herland mengatakan, ribuan masyarakat Kepulauan Madura lewat jalur laut yang turun di Pelabuhan Jangkar akan berangsur-angsur memadati pelabuhan, maka sudah dilakukan setting personil agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan bersama.
“Kita akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Pelabuhan Jangkar Situbondo dengan cara memberi arahan kepada penumpang kapal yang akan melanjutkan perjalanan darat. Hal ini dilakukan demi kelancaran kembalinya pemudik ke tempat perantauannya masing masing,” pungkas Herland. (*)
