KETIK, JAKARTA – Nama Sudaryono menjadi sosok sentral dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Sekitar sebulan lalu, ia diangkat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Sudaryono menggantikan Nanik S. Deyang yang memilih mundur karena alasan kesehatan. Pria yang akrab disapa Mas Dar ini resmi dilantik sebagai Kepala BGN pada 22 Juli 2026 lalu.
Sebelum menjabat sebagai Kepala BGN, Sudaryono merupakan Wakil Menteri Pertanian sejak tahun 2024 atau pada era Joko Widodo. Ia kembali menduduki posisi yang sama pada Pemerintahan Probowo-Gibran.
Sudaryono merupakan politisi kelahiran Grobogan Jawa Tengah pada 23 Januari 1985 dengan latar belakang keluarga petani. Ia adalah lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara oada 2000-2003.
Setelah dari Taruna Nusantara, ia melanjutkan pendidikannya di Jepang, tepatnya di National Defense Academy of Japan dan lulus pada 2009. Pendidikannya pelanjut di Swiss German University dan IPB University.
Baca Juga:
Isu Bau Tak Sedap Dibantah, Dapur MBG Gili Timur Bangkalan Tegaskan Sesuai StandarJadi Asisten Probowo
Sejak kembali dari Jepang, Sudaryono diketahui langsung masuk di lingkaran Prabowo Subianto. Bahkan ia sempat dipercaya menjadi asisten Prabowo selama beberapa tahun.
Ia juga diketahui sebagai politisi Partai Gerindra dan pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra. Sudaryono juga dipercaya sebagai Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah.
Selain aktif di dunia politik, Sudaryono juga terlibat di sejumlah organisasi kemasyarakatan, terutama yang berkaitan dengan ekonomi kerakyatan dan pertanian. Ia pernah menjadi Ketua Umum HKTI, Ketua Umum APPSI dan Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia.
Baca Juga:
Semarakkan HUT Kemerdekaan, SPPG Mojorejo 3 Taman Kota Madiun Hadirkan Menu MBG Nasi Merah PutihSementara di dunia profesional, Sudaryono pernah menjadi Corporate Secretary di Nusantara Energy, CEO Garuda TV, CEO PT Nusantara Telematic System dan Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma.
Benahi MBG
Setelah resmi diangkat sebagai Kepala BGN, tugas berat langsung diemban Sudaryono. Ia harus membenahi tata kelola program makan bergizi gratis yang belakangan ini kerap menjadi sorotan publik.
Tak heran, setelah dilantik ia langsung mengumpilkan jajaran pimpinan dan pejabat BGN. Ia juga menetapkan tiga agenda utama yakni memberantas korupsi, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan transparansi.
Sudaryono juga mengambil sejumlah kebijakan seperti memperketat pengawasan pelaksanaan MBG. Seperti meperkuat pengawasan keamanan pangan, meneraplan prinspi zero tolerance terhadap insiden fatal dan penympangan.(*)