KETIK, JAKARTA – Mantan Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo resmi dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menjadi orang pertama yang dilantik untuk memimpin badan baru ini.
Pelantikan Dedi Prasetyo sebagai Kepala BRAN tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 105P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Dedi Prasetyo merupakan perwira tinggi kelahiran Magetan, Jawa Timur lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990. Ia mengawali kariernya di Polda Jatim pada 1991 dan pernah dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Deket, Lamongan dan Kapolsek Serpong.
Kariernya di korps baju coklat terus menanjak. Ia pernah diangkat sebagai Kapolres Kediri, Kapolres Lumajang, Wakapolda Kalimantan Tengah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, dan Kepala Divisi Humas Polri.
Dedi kemudian ditunjuk menjadi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri menggantikan Komjen Ahmad Dofiri. Jabatan tersebut mengantarkannya menyandang pangkat Komisaris Jenderal atau bintang tiga.
Dedi kembali menggantikan Komjen Ahmad Dofiri pada 16 Agustus 2025. Kala itu, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), sekaligus menjadi jabatan tertingginya di kepolisian.
Perwira tinggi kelahiran 26 Juli 1968 ini juga aktif menulis buku dan punya latar belakang akademik yang mentereng. Ia meraih gelar Sarjana Hukum, Magister Humaniora dari Universitas Gadjah Mada, serta Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Brawijaya.
Dedi pernah mendapat pengakuan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada 2024 sebagai perwira tinggi Polri yang menulis buku dengan jumlah terbanyak. Pada Maret 2026, ia tercatat telah menerbitkan 39 buku. (*)
