Peluang Tambah PAD Kota Malang, DLH Siapkan Lahan 1,8 Hektar untuk Bangun TPST

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

27 Agt 2024 11:35

Thumbnail Peluang Tambah PAD Kota Malang, DLH Siapkan Lahan 1,8 Hektar untuk Bangun TPST
Iwan Kurniawan (kiri) bersama Noer Rahman Wijaya (kanan). (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pemkot Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan lahan 1,8 hektar untuk pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) dalam Local Service Delivery Improvement Program (LSDP). 

Menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) mampu berkontribusi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menjelaskan dalam program itu menjadikan Kota Malang masuk dalam usulan program pengengelolaan sampah 120 ton per hari. 

"TPST akan dibangun di Kawasan TPA Supit Urang, ada lokasi yang sudah disiapkan 1,8 hektar. Kebetulan juga saya posisinya yang menginisasi terhadap program ini (di Kemendagri)," ujar Iwan, Selasa 27 Agustus 2024. 

Baca Juga:
UAS: Keteladanan Orang Tua, Kunci Anak Cintai Allah

Adanya teknologi RDF menjadikan minculnya produk-produk yang bernilai ekonomis. Terlebih diketahui sudah adanya offtaker yang sudah komitmen mengambil produk hasil RDF. 

"TPST dengan RDF mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Bisa mandiri, ada produk yang dijual, ada produk yang offtakernya sudah komit. Sehingga ada produk yang dijual bisa berkontribusi dalam PAD Kota Malang," lanjutnya. 

Produk yang dapat dihasilkan meliputi briket, magot, kompos, dan lainnya. Namun produk-produk tersebut akan disediakan secara bertahap mengikuti karakter dan kesediaan pasar. 

"Saya lihat Pak Kepala DLH dan Pak Sekda ternyata sudah bicara dengan offtaker, sudah menganalisis terkait perhitungan. Paling penting itu adalah biaya untuk operasional pemeliharaannya," ucapnya. 

Baca Juga:
Resmi Jabat Kalapas Malang, Christo Victor Nixon Siap Lanjutkan Program Strategis Teguh Pamuji

Iwan menambahkan bahwa penting untuk memerhatikan biaya operasional dan pemeliharaan. Jika produk yang dihasilkan bernilai ekonomis, maka mampu mengcover pemeliharaan TPST. 

"Artinya tidak ada beban pemerintah daerah untuk bicara pemeliharaan, tetapi peneliharaan itu sudah teratasi dengan nilai ekonomis," ucapnya. 

Program tersebut akan dianggarkan melalui program APBN. Ia menargetkan tahun 2025 maupun 2026 program dapat terealisasi. 

Sementara itu Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya menjelaskan anggaran LSDP mencapai Rp 180 miliar. Tahun pertama, pilot projek akan menggunakan anggarao Rp 55 miliar untuk akuisisi di 5 tahun. 

"Jadi sifatnya dana talangan dari World Bank. Setiap tahun nanti Pemda harus memberikan dan talangan selama 5 tahun," ucapnya. 

Tak hanya itu pada tahun pertama pun, profit yang diprediksi mampu mencapai puluhan miliar. "Karena operasional yang saya sampaikan kurang lebih satu tahunnya sampai Rp 7,5 miliar," sebutnya. 

Baca Sebelumnya

Klaim Tak Ada Lonjakan Kasus Penyakit, Dinkes Pacitan Bagikan Tips Sehat saat Pancaroba

Baca Selanjutnya

Duet Risma-Ipin Siap Tarung Lawan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

Tags:

TPST TPA Supit Urang PAD Kota Malang #Kota Malang LSDP RDF

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Inovasi Humanis! Lapas Perempuan Malang Sajikan Sensasi Makan Ala Pujasera untuk Warga Binaan

17 April 2026 19:10

Inovasi Humanis! Lapas Perempuan Malang Sajikan Sensasi Makan Ala Pujasera untuk Warga Binaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda