KETIK, MALANG – Lapas Kelas I Malang resmi memiliki nakhoda baru. Christo Victor Nixon Toar dilantik menggantikan Teguh Pamuji dalam prosesi serah terima jabatan yang berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026.
Serah terima jabatan (Sertijab) tersebut berlangsung dengan hangat dalam balutan acara pisah sambut di Aula Museum Pendjara Lowokwaroe, Lapas Kelas I Malang. Hadir dalam momentum itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono bersama para Kepala UPT Pemasyarakatan Koordinator Wilayah (Korwil) Malang dan sekitarnya.
Selama menjadi Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Malang, Teguh Pamuji merasakan semangat penuh kreativitas dan solidaritas yang sangat luar biasa. Capaian selama masa tugasnya merupakan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar pemasyarakatan.
"Saya haturkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Lapas Malang dan Korwil Malang yang telah mendukung saya dalam melaksanakan tugas. Tentunya, banyak kenangan dan capaian yang telah kita raih bersama," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan sejumlah program strategis yang telah dijalankan selama masa kepemimpinannya. Mulai dari pembangunan ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), peningkatan sarana dapur, hingga proses akreditasi yang masih berjalan.
Ia juga menyebut Lapas Kelas I Malang sebagai UPT dengan potensi besar yang terus berkembang. Ditambah dengan adanya keberadaan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L'Sima yang terletak di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, seluas 20,5 hektare dinilai menjadi peluang sekaligus tantangan untuk pengembangan.
"Lapas Malang adalah tempat yang luas, saya yakin di bawah kepemimpinan yang baru akan semakin berkembang dan maju," tambahnya.
Selanjutnya, Teguh Pamuji mendapat penugasan baru sebagai Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Madya di Kantor Wilayah. Apresiasi pun diberikan atas dedikasi yang telah ditorehkan selama memimpin lembaga pemasyarakatan tersebut.
Sementara itu, Kalapas Kelas I Malang yang baru, Christo Victor Nixon Toar, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan. Amanah barunya tersebut merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas.
Ia juga berharap dapat diterima dengan baik oleh seluruh jajaran serta warga Malang. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kalapas Karawang selama lebih dari dua tahun.
"Menjadi Kalapas Malang adalah amanah yang sangat luar biasa bagi saya. Saya mohon dukungan dari seluruh jajaran, agar dapat melanjutkan program strategis yang telah berjalan," tandasnya. (*)
