Khofifah Gelar Puluhan Pasar Murah di Jatim, Warga Bisa Beli Sembako Murah Jelang Idulfitri

16 Maret 2026 23:54 16 Mar 2026 23:54

Thumbnail Khofifah Gelar Puluhan Pasar Murah di Jatim, Warga Bisa Beli Sembako Murah Jelang Idulfitri

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan pasar murah di depan Kantor Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Senin, 16 Maret 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menggencarkan program pasar murah guna membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kali ini, pasar murah digelar di depan Kantor Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Senin, 16 Maret 2026.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan pasar murah merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan pangan menjelang Lebaran.

“Menjelang Idul Fitri biasanya permintaan bahan pokok meningkat. Karena itu kami terus menggelar Pasar Murah agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” kata Khofifah.

Disebutkan, hingga saat ini Pemprov Jatim telah menggelar Pasar Murah sebanyak 56 kali di berbagai daerah.

Cara itu menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi daerah sekaligus upaya menjaga daya beli masyarakat.

Pasar Murah di permukiman padat tersebut disediakan berbagai komoditas pangan dengan harga di bawah harga pasar.

Di antaranya beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp13.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Juga tersedia telur ayam ras Rp22.000 per pack, daging ayam ras Rp30.000 per pack, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, serta paket cabai Rp5.000 per 200 gram.

Khofifah berharap melalui Pasar Murah ini masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau sehingga dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang dan bahagia.

“Harapannya stabilitas harga tetap terjaga dan masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” terangnya.

Menyambut Idul Fitri, Khofifah juga mengajak masyarakat Jatim untuk bersilaturahmi pada gelaran open house Hari Raya Idul Fitri di Gedung Negara Grahadi pada 1 Syawal 1447 Hijriah.

“Insya Allah tanggal 1 Syawal, untuk Forkopimda dan Pemkab/Pemkot mulai pukul 10.00 sampai pukul 12.00 WIB. Dilanjutkan masyarakat umum mulai pukul 14.00 sampai pukul 16.00 WIB di Grahadi,” katanya.

Selain membantu masyarakat memperoleh bahan pokok harga terjangkau, kegiatan Pasar Murah ini juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Salah satu pelaku UMKM, Ibu David, mengapresiasi penyelenggaraan Pasar Murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur karena turut memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berpartisipasi.

“Alhamdulillah kami para pelaku UMKM juga dilibatkan dalam kegiatan Pasar Murah ini. Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau, kami juga bisa ikut menjual produk dan menambah penghasilan,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Ibu Marni, perempuan paruh bayah itu mengaku sangat terbantu adanya Pasar Murah dengan harga relatif murah, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur dengan adanya Pasar Murah ini. Sangat membantu kami, apalagi menjelang Lebaran kebutuhan banyak dan harga di pasar biasanya naik,” katanya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Jawa Timur Pasar Murah Jemur Wonosari Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau