Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Editor: Muhammad Faizin

12 Apr 2026 09:40

Thumbnail Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan
(dari kanan) Aditya Bintang Imani dan Muhammad Reihan Rafsanzani, mahasiswa Ilmu Keperawatan FKep UNEJ, menciptakan inovasi insinerator yang mampu mengolah limbah menjadi energi listrik. (Istimewa/Humas Unej)

KETIK, JEMBER – Permasalahan limbah yang terus meningkat di Indonesia mendorong lahirnya berbagai inovasi berbasis teknologi. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) berhasil mengembangkan insinerator yang mampu mengolah sampah menjadi energi listrik.

Inovasi ini menawarkan solusi praktis untuk mengurangi penumpukan limbah sekaligus menghasilkan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.

Adapun inovasi tersebut dikembangkan oleh Aditya Bintang Imani dan Muhammad Reihan Rafsanzani, mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Keperawatan (FKep) UNEJ. Keduanya merancang insinerator dengan sistem pembakaran terkendali yang mampu mengolah limbah padat, baik organik maupun non-organik rumah tangga, dengan emisi yang relatif rendah.

“Kami melihat bahwa permasalahan sampah di Indonesia masih menjadi tantangan besar, terutama limbah anorganik yang sulit terurai. Di sisi lain, kebutuhan energi terus meningkat,” ungkap Reihan saat diwawancarai, Sabtu, 12 April 2026. 

Baca Juga:
Mahasiswa UB Ciptakan BUDDY, Deteksi Dini Kanker Payudara Berbasis AI dan Kamera Termal

Foto Desain insinerator pengolah limbah menjadi energi listrik, milik mahasiswa UNEJ. (Istimewa/Humas Unej)Desain insinerator pengolah limbah menjadi energi listrik, milik mahasiswa UNEJ. (Istimewa/Humas Unej)

Melalui pendekatan tersebut, mereka mencoba menghadirkan solusi terintegrasi yang dapat menjawab dua persoalan sekaligus, yakni pengelolaan limbah dan kebutuhan energi.

“Dari situ kami mencoba menggabungkan dua solusi dalam satu inovasi, yaitu mengolah limbah menjadi energi listrik melalui sistem insinerator yang dirancang agar lebih efisien dan minim emisi. Menurut kami, pendekatan ini menarik karena dapat menjawab dua masalah sekaligus yaitu pengelolaan limbah dan kebutuhan energi terbarukan,” imbuh Reihan.

Tak berhenti pada inovasi pengolahan limbah, kepedulian terhadap isu lingkungan dan kesehatan masyarakat juga mendorong pengembangan teknologi lainnya. Reihan diketahui tengah merancang perangkat deteksi Kejadian Luar Biasa (KLB) dan penyakit berbasis vektor yang memanfaatkan data kondisi cuaca secara real-time di seluruh Indonesia.

Baca Juga:
Mengenal Hengki Fernando, Mahasiswa UINSA yang Aktif Berprestasi dan Menggerakkan Diskusi Intelektual

“Perangkat ini mengintegrasikan AI yang nantinya sumber data out-source akan dianalisa untuk memberikan prediksi cuaca dan intervensi apa yang perlu dilakukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, teknologi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat pemetaan data, tetapi juga dapat menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dalam menentukan langkah penanganan.

“Hal ini bukan hanya untuk memberikan berita dan memitigasi KLB, tapi juga memberikan intervensi bagi pemangku kepentingan mengenai apa tindakan yang harus dilakukan kedepannya,” tambahnya.

Kualitas inovasi yang dikembangkan mahasiswa FKep UNEJ ini juga tercermin dari capaian prestasi yang diraih dalam waktu singkat. Sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026, keduanya berhasil mengoleksi enam penghargaan dari berbagai ajang, baik tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Prestasi tersebut antara lain Juara 1 Lomba Social Project tingkat nasional pada 11 Januari 2026, Juara 1 dan 3 Lomba Esai AKSIEssay tingkat nasional pada 28 Januari 2026, serta Juara 1 Lomba Esai Green Generation yang diselenggarakan DLH dan Dinas Pendidikan Lampung pada 6 Februari 2026.

Selain itu, mereka juga meraih Juara 3 Lomba Esai IPECH tingkat internasional pada 13 Februari 2026, Juara 1 Lomba Esai UMMAD tingkat nasional pada 16 Februari 2026, serta Juara 3 Lomba Esai METDAY Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 3 Maret 2026.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa UNEJ memiliki potensi besar untuk menjawab persoalan lingkungan yang semakin kompleks. Integrasi teknologi pengolahan limbah dengan sistem deteksi berbasis kecerdasan buatan diharapkan mampu menekan dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Baca Sebelumnya

Cuaca Kota Probolinggo 12 April 2026 Diprakirakan Cerah, Surabaya Berawan

Baca Selanjutnya

Asprov PSSI Banten Apresiasi Dukungan Gubernur, Targetkan Wakil Banten Berprestasi di Liga 4 Nasional

Tags:

Unej Inovasi mahasiswa insinerator sampah energi listrik dari limbah Teknologi Ramah Lingkungan AI kesehatan Prestasi Mahasiswa

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

16 April 2026 06:58

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

16 April 2026 05:50

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

15 April 2026 05:08

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H