Komisi IV DPRD Sampang Soroti Buruknya Sistem Rujukan Darurat di Puskesmas Mandangin

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

4 Jul 2025 18:49

Thumbnail Komisi IV DPRD Sampang Soroti Buruknya Sistem Rujukan Darurat di Puskesmas Mandangin
Mahfud Ketua Komisi IV DPRD Sampang (Foto: Mat Jusi/Ketik).

KETIK, SAMPANG – Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud, menyoroti buruknya sistem rujukan layanan kesehatan darurat di Puskesmas Mandangin, usai viralnya video seorang pasien lansia dirujuk menggunakan perahu nelayan di tengah laut lepas.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan bersifat darurat tidak boleh menjadi objek efisiensi anggaran.

“Kami sudah menekankan berulang kali bahwa layanan yang sifatnya emergency tidak boleh diefisiensi. Kalau mau efisiensi, silakan pada program-program lain, tapi bukan pada nyawa masyarakat,” ujar Mahfud kepada Ketik, Jumat, 4 Juli 2025.

Mahfud menyebut peristiwa tersebut sebagai potret buram sistem rujukan kesehatan di wilayah kepulauan.

Baca Juga:
Tim Call 112 Evakuasi Pasien Darurat Medis dari Lantai 3 di Jalan Widodaren

Komisi IV DPRD Sampang akan segera memanggil Dinas Kesehatan dan jajaran terkait guna mengevaluasi sistem fast response, infrastruktur penunjang, serta pengelolaan kapal ambulans yang selama ini dinilai tidak optimal.

“Jangan tunggu viral dulu baru bergerak. Ini soal sistem yang harus dibenahi dari hulu sampai hilir, termasuk ketersediaan anggaran operasional dan pengawasan terhadap pemanfaatan kapal ambulans,” tegasnya.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Kamis dini hari, 3 Juli 2025, sekitar pukul 03.30 WIB. Seorang pasien lanjut usia berinisial M (61) dalam kondisi kritis dirujuk dari Pulau Mandangin menuju ke rumah sakit di Sampang kota dengan menggunakan perahu kecil milik nelayan.

Tubuh pasien tampak terbaring lemah dengan selang infus dan oksigen masih menempel, sementara perahu terombang-ambing di tengah gelombang laut yang tinggi.

Baca Juga:
Anggota DPRD Sampang dari Fraksi PKS Hadiri Buka Puasa Bersama Alumni Madrasah Raudlatut Thullab

Ironisnya, bukan kapal ambulans yang digunakan untuk evakuasi, melainkan perahu sewaan. Kondisi ini terjadi lantaran kapal cepat milik Pustu Mandangin tidak dapat dioperasikan akibat ketiadaan anggaran operasional.

Rekaman berdurasi 15 detik yang memperlihatkan proses evakuasi darurat itu menyebar luas di media sosial WhatsApp. Video tersebut disertai narasi yang mempertanyakan fungsi kapal cepat milik puskesmas.

Unggahan ini sontak menuai keresahan masyarakat dan kembali memantik kritik terhadap kualitas layanan kesehatan di daerah terpencil.

Mahfud mendesak Pemerintah Kabupaten Sampang untuk menjadikannya sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem layanan kesehatan, terutama bagi wilayah kepulauan.

“Peristiwa ini menambah panjang daftar persoalan layanan kesehatan di daerah terpencil yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian serius. Kami berharap pemerintah tidak lagi menutup mata terhadap kenyataan pahit yang kerap dialami warga Pulau Mandangin, terutama saat membutuhkan pertolongan medis darurat,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

‎Kota Batu gagal Pertahankan Juara Umum Cabor Paralayang

Baca Selanjutnya

Kecam Serangan Israel atas Iran, UB Desak Pemerintah Indonesia Diplomasi Selesaikan Konflik Timur Tengah

Tags:

Rujukan Puskemas Mandangin viral di media sosial pasien Ambulance Laut Kapal Ambulance Komisi IV DPRD Sampang soroti

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

11 April 2026 12:09

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

10 April 2026 19:45

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar