KETIK, MADIUN – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi bus dan ojek pangkalan di Terminal Tipe A Purbaya Kota Madiun, Kamis, 12 Maret 2026.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para pengemudi transportasi umum tetap prima sehingga dapat memberikan perjalanan yang aman bagi penumpang selama masa mudik.
Subkoordinator Usia Produktif, Usia Lanjut, Jiwa, dan Napza Dinkes PPKB Kota Madiun, drg. Tri Hari Wahyuningtyas mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan para pengemudi.
“Hari ini kita laksanakan pemeriksaan rutin terhadap sopir bus. Mulai dari tensi, kolesterol, gula darah, asam urat, plus napza. Tujuannya sebagai deteksi dini dan menjamin keselamatan penumpang,” ujarnya.
Selain pengemudi bus, pemeriksaan kesehatan juga menyasar sejumlah pengemudi ojek pangkalan yang beroperasi di sekitar terminal.
Para pengemudi menjalani serangkaian pemeriksaan mulai dari tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat hingga tes penyalahgunaan narkotika.
Tri Hari Wahyuningtyas menjelaskan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Dinkes PPKB Kota Madiun dengan sejumlah instansi terkait.
Beberapa instansi yang terlibat di antaranya Satlantas Polres Madiun Kota, Satresnarkoba Polres Madiun Kota, Sidokkes Polres Madiun Kota, Dinas Perhubungan, serta otoritas Terminal Tipe A Purbaya Kota Madiun.
Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi melalui Kasi Humas Polres Madiun Kota Ipda Aris Yunandi menyampaikan dukungan kepolisian terhadap kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan selama masa arus mudik.
“Kami menyambut baik kolaborasi pada pagi hari ini. Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman. Sesuai dengan tagline Kapolri yaitu Mudik Aman, Keluarga Bahagia, kami berharap para pengemudi yang membawa penumpang berada dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman,” kata Aris.
Melalui pemeriksaan kesehatan ini diharapkan para pengemudi transportasi umum semakin peduli terhadap kondisi kesehatan mereka.
Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan mampu mendukung keselamatan serta kelancaran transportasi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.(*)
