KETIK, SUMENEP – Salah seorang akademisi asal Sumenep, Prof. H.A. Bakir Ihsan, dipercaya menjadi khatib salat Idulfitri di Masjid Baiturrahman Bumi Harapan Permai pada Sabtu, 21 Maret 2026. Bagi guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut, kepercayaan ini bukan kali pertama diterimanya.
Prof. Bakir Ihsan merupakan guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berasal dari Desa Lembung Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura.
Selain aktif sebagai akademisi, ia juga dikenal produktif menulis di berbagai media. Ia bahkan pernah menulis buku tentang Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya, ia juga pernah berkarier sebagai wartawan majalah Panji Masyarakat serta menjabat sebagai staf ahli Wakil Ketua MPR RI.
Dalam khutbahnya, Prof. Bakir Ihsan mengangkat tema “Dari Fitrah Insaniyah Menuju Fitrah Ilahiyah”. Menurutnya, tema tersebut relevan dengan makna Idulfitri sebagai momentum bagi umat Islam untuk kembali pada fitrah dan meraih kemenangan sejati.
“Saya mengangkat topik ‘Dari Fitrah Insaniyah Menuju Fitrah Ilahiyah’ pada salat Idulfitri hari ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagai manusia yang tidak sempurna, diperlukan ikhtiar sepanjang hayat agar nilai-nilai Idulfitri tetap terpatri dalam kehidupan sehari-hari.
Alumnus Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, itu juga menyinggung rencana mudiknya ke kampung halaman di Sumenep. Namun, ia mengaku belum dapat memastikan waktu kepulangannya karena aktivitas perkuliahan akan kembali berlangsung secara luring sepekan setelah Lebaran. (*)
