Hamas Melunak Usai BoP: Terima Pasukan Perdamaian Internasional di Gaza tapi Tolak Intervensi Asing

Editor: Muhammad Faizin

21 Feb 2026 10:20

Headline

Thumbnail Hamas Melunak Usai BoP: Terima Pasukan Perdamaian Internasional di Gaza tapi Tolak Intervensi Asing
Juru bicara Hamas, Hazem Qassem. (Middle East Monitor)

KETIK, JAKARTA – Kelompok Hamas menyatakan kesiapan untuk menerima kehadiran pasukan penjaga perdamaian internasional di Jalur Gaza, namun menegaskan penolakan tegas terhadap segala bentuk campur tangan asing dalam urusan internal wilayah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan juru bicara Hamas, Hazem Qassem beberapa saat usai digelarnya pertemuan tingkat tinggi para kepala negara yang sepakat untuk bergabung dalam Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

Salah satu poin yang disepakati dalam pertemuan tersebut adalah pengiriman pasukan penjaga perdamaian dari negara-negara anggota BoP, termasuk Indonesia yang akan mengirim sekitar 8 ribu pasukan dalam 1-2 bulan mendatang. 

Hazem Qassem mengatakan bahwa Hamas dapat menerima pasukan internasional dengan syarat mandatnya terbatas pada fungsi pengawasan gencatan senjata dan menjaga stabilitas keamanan, bukan mengambil peran politik atau administratif di Gaza.

Baca Juga:
Anies Baswedan Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace, Buntut Serangan AS–Israel ke Iran

Menurutnya, pasukan tersebut bisa berfungsi sebagai penyangga antara militer Israel dan warga sipil Palestina guna mencegah eskalasi baru. Namun, ia menekankan bahwa rakyat Palestina harus tetap memegang kendali atas urusan domestik mereka sendiri, termasuk sistem pemerintahan dan keputusan politik di dalam Gaza.

Meski menunjukkan keterbukaan, Hamas tetap mengajukan sejumlah syarat. Kelompok itu menuntut penghentian penuh operasi militer Israel serta penarikan pasukan dari Gaza sebelum langkah-langkah stabilisasi internasional dijalankan. Hamas juga menegaskan bahwa setiap proses politik harus menjamin hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

Di sisi lain, isu pelucutan senjata Hamas tetap menjadi salah satu hambatan utama dalam pembahasan. Israel secara konsisten menjadikan pelucutan senjata sebagai prasyarat penting bagi stabilitas jangka panjang, sementara Hamas menolak tuntutan tersebut tanpa adanya jaminan politik dan penyelesaian komprehensif terhadap konflik yang lebih luas.

Perkembangan ini menandai adanya pergeseran nada dari Hamas, meskipun posisi dasarnya belum berubah. Keterbukaan terhadap pasukan penjaga perdamaian internasional masih bersifat terbatas dan sangat bergantung pada kejelasan mandat serta penghormatan terhadap kedaulatan internal Gaza.

Baca Juga:
Iran–AS Memanas, Akademisi UB Pertanyakan Konsistensi Politik Bebas-Aktif Indonesia Usai Masuk BoP

Dengan perbedaan mendasar yang masih tajam antara para pihak, masa depan rencana stabilisasi Gaza melalui pasukan internasional tetap bergantung pada tercapainya kompromi politik yang menyentuh isu-isu inti konflik yang telah berlangsung lama tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

UPTD PJJ Lebak Dukung Gerakan Jumat Asri, Penguatan Budaya Bersih

Baca Selanjutnya

Arema FC Tak Mau Jemawa Jelang Laga Kontra Madura United, Marcos Santos: Mereka Tim Berbahaya!

Tags:

Hamas Hazem Qassem BoP Board of Peace intervensi asing

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

16 April 2026 08:00

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

16 April 2026 06:58

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

15 April 2026 05:08

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H