Dituding Bangun Warung Liar, Pedagang di Sisi Barat Pancer Dorr Angkat Bicara

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

11 Nov 2025 10:47

Thumbnail Dituding Bangun Warung Liar, Pedagang di Sisi Barat Pancer Dorr Angkat Bicara
Deretan warung milik pedagang di sisi barat kawasan Pantai Pancer Dorr, Pacitan yang kini menjadi sorotan terkait tudingan bangunan liar, Selasa, 11 November 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Pedagang di sisi Barat Pantai Pancer Dorr Pacitan angkat bicara terkait tudingan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) setempat yang menyebut keberadaan warung mereka sebagai bangunan liar tanpa izin.

Ketua Paguyuban Pedagang Pancer Dorr Pacitan, Sulardi merasa, pihaknya sudah berupaya tertib dan berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah.

Ia menjelaskan, sebelumnya para pedagang sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata, Kasat Intel Polres Pacitan, Satpol PP, Bagian Perekonomian Setda, serta perwakilan pedagang untuk membahas penataan kawasan barat Pancer Dorr.

“Kita sudah berkoordinasi dan sudah diperbolehkan untuk membangun warung," jelas Sulardi, Selasa, 11 November 2025, di salah satu warung kawasan Pancer Door barat.

Baca Juga:
Selama Lebaran, Pendapatan Sektor Wisata Pacitan Meroket Tembus Rp1,08 Miliar

Ia menyebut, pernyataan BKD Pacitan yang menyebut para pedagang sebagai pihak ilegal dinilai dapat menyinggung para pelaku usaha kecil.

"Kita juga akan melakukan pengumpulan KTP dan surat pemberitahuan kepada Bupati Pacitan,” ungkapnya.

Menurutnya, para pedagang hanya berusaha mencari penghidupan tambahan di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

“Pedagang ini sebenarnya hanya ingin mencari penghidupan tambahan. Saya yakin para pedagang ini selalu taat akan aturan dari pemerintah daerah,” ungkapnya.

Baca Juga:
Mau Petualangan dan Seru-seruan? Yuk, Cobain Keliling Pantai Klayar Pacitan dengan Naik ATV!

Sulardi berharap pemerintah daerah bisa melihat persoalan ini secara lebih bijak.

Ia juga berharap, pemerintah daerah tidak langsung mengategorikan aktivitas mereka sebagai pelanggaran, melainkan melihat dari sisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Sulardi menilai, keberadaan pedagang di Pancer Door justru bisa menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal sekaligus mendukung pendapatan daerah dari sektor pariwisata.

Sebagai tindak lanjut, Paguyuban Pedagang Pancer Dorr berencana mengirimkan surat resmi kepada Bupati Pacitan sebagai bentuk klarifikasi dan permohonan agar keberadaan pedagang di sisi Barat Pancer Door dapat difasilitasi secara legal sesuai aturan yang berlaku.

“Harapan kami, pemerintah bukan menilai dari sisi negatif, tapi seharusnya memberikan dukungan penuh terhadap pedagang di wilayah Pancer Door agar dapat membantu meningkatkan PAD di sektor wisata,” tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Membaca Ulang Peran Pendamping Desa

Baca Selanjutnya

Ekonomi Jatim Tumbuh 1,70 Persen pada Triwulan III 2025, Ini Kata Gubernur Khofifah

Tags:

Pancer Door Pacitan pedagang Pancer Door BKD Pacitan Dinas Pariwisata Pacitan PAD PACITAN ekonomi lokal wisata pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H