KETIK, SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo menyalurkan bantuan kerohiman berupa hewan ternak kepada buruh tani yang terdampak pembangunan Bandara KASA Banongan. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan disalurkan pada Kamis, 29 Januari 2026.
Total bantuan yang disalurkan terdiri atas 175 ekor sapi dan 350 ekor kambing. Hewan ternak tersebut diterima langsung oleh masyarakat terdampak pembangunan bandara di wilayah Kecamatan Asembagus.
Camat Asembagus, Faishol Afandi, mengatakan proses distribusi bantuan dipusatkan di kandang Dusun Banaran, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Penyaluran dilakukan secara terkoordinasi oleh Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian, dengan dukungan Danramil Banyuputih beserta jajarannya.
“Sebagian besar penerima berasal dari Kecamatan Asembagus, meliputi Desa Bantal, Kedunglo, Awar-Awar, Gudang, Mojosari, dan Kertosari. Selain itu, terdapat satu penerima dari Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih,” jelas Faishol.
Menurutnya, pendistribusian bantuan berjalan tertib dan efisien karena penerima datang sesuai jadwal dan antre secara teratur. Data penerima juga telah diverifikasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Setiap penerima manfaat memperoleh satu ekor sapi dan dua ekor kambing. Sebelum diserahkan, seluruh hewan ternak telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh petugas untuk memastikan kondisi ternak layak dan bebas penyakit.
Faishol menegaskan, bantuan tersebut tidak boleh diperjualbelikan. Pemerintah daerah akan memberikan sanksi kepada penerima yang melanggar ketentuan tersebut. Untuk memastikan kepatuhan, tim gabungan akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap penerima bantuan.
“Bantuan ini diharapkan dapat menjadi sumber penghidupan baru bagi buruh tani yang terdampak pembangunan bandara, bukan untuk diperjualbelikan,” pungkas Faishol. (*)
